KanalBekasi.com - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bekasi mencatat sebanyak enam perusahaan di wilayahnya tutup sepanjang 2021. Namun berdasarkan informasi yang didapat perusahaan yang mengalami pailit tersebut bukan semata-mata karena pandemi Covid-19.
“Perusahaan yang tutup jumlahnya sebanyak enam namun bukan karena pandemi Covid-19,” ujar Kepala Disnaker Kota Bekasi Ika Indah Yarti, Sabtu (26/11)
Perusahaan tersebut menurutnya tutup bukan semata-mata akibat pandemi Covid 19 yang terjadi sejak Maret 2020 lalu namun perusahaan sudah mengalami kesulitan keuangan.
“Efek dari tahun sebelumnya misalnya dari tahun 2017 dia bermasalah nih, 2018 gali lubang tutup lobang,” ulasnya.
Ia menyebut, perusahaan yang gulung tikar kelas menengah. Seperti garmen.karena memang tidak ada produksi dan tidak ada order karena lockdown di sejumlah tempat dan negara.
Ika menjelaskan, kedepan pihaknya keberlangsungan perusahaan diharapkan dapat terus berlanjut. Apalagi, melandainya situasi Covid-19 terkhusus di Kota Bekasi juga dapat memajukan ekonomi.
“ya salah satunya dari relaksasi pajak yang dipungut Bapenda,” tukas Ika.(adv/hms)