Kamis, 4 Juni 2026

Pelaku Ekraf di Bekasi Ikut Bimtek Pengolahan Bahan Pangan Lokal

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Kamis, 20 Juni 2024 | 21:58 WIB
Anggota Komisi X DRP RI Nuroji saat membuka bimbingan teknis (Bimtek) Subsektor kuliner bagi para pelaku ekonomi kreatif
Anggota Komisi X DRP RI Nuroji saat membuka bimbingan teknis (Bimtek) Subsektor kuliner bagi para pelaku ekonomi kreatif

KanalBekasi.com - Sebanyak 65 pelaku usaha UMKM mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) bagaimana mengolah  bahan pangan lokal bagi para pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan diadakan di Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah, Kota Bekasi, Kamis (20/6)

Anggota Komisi X DPR RI, Nuroji yang membuka Bimtek ini berharap kuliner lokal Kota Bekasi menjadi ikon daerah sehingga melalui kegiatan ini para pelaku usaha bidang kuliner dapat terus berkembang.

“Bimtek ini menstimulus supaya mampu memanfaatkan bahan atau produk lokal misalkan pisang, alpukat, duren, dan rempah-rempah,” kata Nuroji

Menurut dia banyak kuliner lokal yang saat ini sudah popular di masyarakat diantarnya Gabus Pucung, Sayur Asem dan Bir Pletok atau minuman rempah. Kedepan ia akan terus mendorong bahan atau produk lokal agar menjadi ikon Kota Bekasi.

Melalui Bimtek ini peserta diberikan materi peningkatan wawasan pemanfaatan sosial media untuk mempromosikan produknya serta diedukasi cara meningkatkan branding produk dengan kemasan yang lebih menarik.

“Belajar UMKM harus sesuai dengan jaman sekarang, bagaimana membranding, bagaimana membuat narasi jualan, deskripsi produk, itu paling tidak menambah wawasan, paling tidak kalau buka warung dan rumah makan caranya sudah tahu,” jelasnya

Dalam upaya mendukung perkembangan kuliner lokal, Nuroji kerap memberikan bantuan berupa kegiatan Bimbingan Teknis. Kegiatan ini merupakan kerjasama dirinya selaku anggota Komisi X DPR RI dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Nuroji berharap pelaku usaha kuliner bisa mendapatkan pengetahuan tentang mengembangkan kuliner lokal. Serta bisa memberikan rangsangan agar pelaku usaha kuliner mau mengembangkan kreativitasnya. Kreativitas kata dia, juga tidak hanya terpaku pada pengolahan dan produksi kuliner saja. Tetapi juga soal pemasaran produk kuliner.

"Kita selalu mengajarkan berbisnis, bukan hanya berproduksi, kreativitas tidak berhenti pada urusan mengolah bahan pangan dan kuliner, tapi juga soal pemasaran, pelaku kuliner mesti kreatif memasarkan produknya termasuk menguasai digital marketing,” tukasnya.(red)

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Akses Mendapatkan Kredit Bagi UMKM Akan Dipermudah

Senin, 16 September 2024 | 08:57 WIB

Mata Uang Crypto Kian Melemah, Investor Terancam

Kamis, 23 Juni 2022 | 14:29 WIB

Pemerintah Turunkan Tarif PPH Final Jasa Konstruksi

Jumat, 25 Februari 2022 | 17:59 WIB

Pertamina Umumkan Kenaikan Sejumlah Jenis BBM

Sabtu, 12 Februari 2022 | 23:16 WIB

Booth UMKM Meriahkan Sosialisasi UU HPP Medan

Sabtu, 5 Februari 2022 | 22:27 WIB
X