Kamis, 4 Juni 2026

Pengamat Pendidikan: Sesuaikan PR dengan Tingkat Umur Siswa

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Sabtu, 2 Maret 2019 | 22:30 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi

KanalBekasi.com - Penghapusan Pekerjaan Rumah (PR) bagi siswa sekolah yang sempat di wacanakan, ditanggapi langsung oleh pengamat pendidikan Kota Bekasi, Sardi Effendi.

Sardi mengungkapkan bagi sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran full day school, lebih baik pemberian PR kepada anak didiknya ditiadakan.

"Alangkah baiknya sekolah yang menerapkan full day school memang tidak perlu lagi memberikan PR, jadi cukup mengulang dan mengulas mata pelajaran di sekolah saja," katanya.

Baca Juga: Mengenal Budaya Literasi Yang Jadi Hal Wajib di Sekolah

Meskipun wacana penghapusan pemberian PR ini sudah digaungkan, jika diterapkan maka para peserta didik atau siswa cukup dikontrol oleh orang tua melalui buku pengubung orang tua dan siswa.

"Mereka bisa dikontrol melalui buku penghubung antara orang tua dan siswa," katanya.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Canangkan Gerakan Minum Susu Sejak Usia Dini

Selain itu, pemberian PR tersebut harus  berdasarkan kepada beberapa pertimbangan diantaranya adanya PR itu sebenarnya akan menambah beban anak dalam mengikuti proses belajar.

"Bisa dibayangkan kalau semua mata pelajaran ada PR, kapan waktu anak untuk sosialisasi di lingkungannya," ujarnya.

Hanya saja, bagi sekolah yang saat ini belum menerapkan full day school, maka penghapusan PR tersebut dirasa belum perlu diterapkan.

"Tapi sekolah yang belum full day school, saya kira masih perlu adanya PR dan disesuaikan dengan umur serta jenjang pendidikan siswa," bebernya.(gir)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X