KanalBekasi.com – Sebanyak 15 hafidz asal negeri Jiran, Malaysia, menimba ilmu hafidz di Yayasan Daruut Tarbiyah Indonesia (DTI), Senin (4/3).
Pengawas DTI Bekasi, H. Adit, kepada KanalBekasi.com, mengatakan kedatangan para hafidz asal Malaysia tersebut tidak lain dalam rangka untuk memperdalam dan bertukar informasi mengenai teknik dan tata cara dalam menghafal alquran.
"Kedatangan mereka dalam rangka silaturahmi dan bertukar ilmu mengenai hafidz," ulasnya.
Baca Juga: Pemerintah Dirikan Bank Wakaf Mikro di 33 Pondok Pesantren
Selain itu, para hafidz asal Malaysia juga menimba ilmu kepada para hafidz di DTI Kota Bekasi melalui pengembangan keilmuan yang dimiliki oleh para hafidz di Yayasan DTI Kota Bekasi.
Warga Malaysia tersebut juga merasa bangga dapat bertukar pengetahuan dan ilmu al-quran kepada para santri Daruut Tarbiyah.
"Mereka juga mengembangkan keilmuan yang mereka miliki melalui SDM yang mereka miliki," paparnya.
Baca Juga: Rudiantara ingin Pesantren Pelihara Konten Positif
Dengan begitu, baik para hafidz yang berada di Yayasan DTI Kota Bekasi maupun para hafidz asal Malaysia, mampu meningkatkan kemampuan mereka di dalam menghafal alquran untuk meningkatkan prestasi mereka baik di dalam maupun di luar lingkungan pendidikan mereka.
"Melalui SDM dan tenaga pendidik yang ada, kami berharap hal ini bisa menjadi sebuah ilmu yang berharga di dalam meningkatkan kompetensi akademik mereka di dalam menghafal alquran," pungkasnya.(gir)