KanalBekasi.com — Persoalan klasik kekurangan daya tampung sekolah negeri kembali mencuat setiap tahun ajaran baru.
Menjawab hal itu, Pemerintah Kota Bekasi memastikan langkah konkrit yang telah disiapkan, termasuk menggandeng sekolah swasta melalui program SMP gratis.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) mengakui, Chondro Wibhowo Mahartoyo Sukmo mengakui, keterbatasan daya tampung jenjang SMP dan SMA negeri masih menjadi tantangan utama.
Kondisi ini kerap memicu persaingan ketat antar orang tua untuk mendapatkan kursi di sekolah negeri.
“Daya tampung sekolah negeri memang terbatas. Karena itu, kami mendorong peran swasta dan semua pihak untuk bersama-sama menghadirkan pendidikan bermutu,” ujarnya usai apel di pemkot, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan, penyelesaian persoalan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional tahun ini yang menekankan pentingnya partisipasi semua elemen.
“Tidak ada kendala internal. Saat ini kita sudah menuju ke arah pelaksanaan. Beberapa sekolah swasta juga sudah menyatakan kesediaannya bergabung,” jelasnya.
Baca Juga: Lingkungan Dianggap Rawan Pencurian, Warga Resah Jaket yang Dijemur di Depan Rumah Sering Hilang
Tercatat sekitar 50 SMP swasta di Kota Bekasi siap menjadi bagian dari program sekolah gratis tersebut, dengan total daya tampung mencapai sekitar 70 rombongan belajar (rombel).
Program ini ditargetkan mulai berjalan pada tahun ajaran baru mendatang, sebagai langkah strategis untuk mengurangi tekanan pada sekolah negeri sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan skema ini, pemerintah berharap persoalan rebutan kursi sekolah negeri dapat ditekan, sekaligus memastikan setiap anak tetap mendapatkan hak atas pendidikan yang layak.* (Robby Yahya)