KanalBekasi.com – Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendadak ramai pada Senin (4/5/26) akibat kedatangan puluhan anggota Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat (Linmas).
Para petugas ini melayangkan protes keras terkait pernyataan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bekasi dalam sebuah rekaman suara yang beredar luas, karena dianggap merendahkan dedikasi mereka yang selama ini bertugas di garda terdepan keamanan lingkungan.
Salah satu personel Linmas yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan pernyataan tersebut sangat melukai perasaan rekan-rekan seprofesinya.
Ia mengatakan tanggung jawab Linmas di lapangan jauh lebih berat daripada sekadar menjaga pos, karena mereka seringkali harus bersiaga penuh tanpa mengenal waktu demi memastikan wilayah kelurahan tetap kondusif.
"Linmas itu bekerja siang dan malam untuk menjaga kelurahan dan patroli wilayah," ujarnya di tengah aksi tersebut.
Selain memprotes pernyataan pimpinan, massa juga menyuarakan kegelisahan terkait kesejahteraan mereka.
Dengan beban kerja yang mencapai siang dan malam, honorarium sebesar Rp1 juta serta tambahan beras 10 kilogram per bulan dianggap tidak lagi relevan dengan tuntutan kebutuhan hidup saat ini.
Baca Juga: Daya Tampung Sekolah Negeri Masih Terbatas, Plt. Kadisdik Dorong Peran Aktif Sekolah Swasta
Mereka berharap pemerintah lebih bijak dalam berkomunikasi dan menghargai peran rakyat kecil yang mengabdi untuk daerah.
"Intinya saya mohon jangan diulangi lagi para pimpinan, kami ini orang lemah, rakyat kecil, kami ini mengabdi untuk Kota Bekasi, untuk negara," tambah personel tersebut.
Menanggapi tuntutan itu, Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sujana, menyatakan keributan ini bersumber dari kesalahpahaman dalam mengartikan instruksi internal.
Nesan menjelaskan polemik ini bermula saat dirinya melakukan inspeksi ke beberapa titik publik seperti Danau Duta, Alun-alun Hasibuan, hingga kawasan Kalimalang pada Kamis (3/4/26), namun tidak mendapati keberadaan petugas di lokasi-lokasi yang dinilai rawan tersebut.
Baca Juga: Lingkungan Dianggap Rawan Pencurian, Warga Resah Jaket yang Dijemur di Depan Rumah Sering Hilang
Nesan berdalih ia telah menyiapkan skema penjagaan yang melibatkan kolaborasi antara Satpol PP dan Linmas dengan sistem rotasi yang terjadwal.
Artikel Terkait
MBG Harus Jalan Terus, Kembalikan Kepercayaan Publik, Kepala BGN dan Jajarannya Legowo mundur
Tangis Ayah Arinjani Novita, Korban Kecelakaan KRL Jakarta-Cikarang yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek
SMAK Regina Pacis Bajawa Segel Gelar Ketiga di Piala Unika Ruteng
Sejarah Treble Winner RECIS, Buah Kedisiplinan dan Sentuhan Magis Pelatih Baldus Daga
Euforia Balap Trail Lebang Palopo Tinggalkan Lumpur, Panitia Disuruh Tanggung Jawab