KanalBekasi.com — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kalimantan Raya, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, sekitar pukul 11.00 WIB.
Sebuah mobil dapur SPPG MBG diduga melaju dalam kecepatan tinggi sebelum akhirnya oleng dan menabrak dua tenant pedagang kaki lima, yakni penjual tahu crispy dan pedagang ayam goreng.
Akibat kejadian tersebut, empat orang dilaporkan menjadi korban. Dua di antaranya merupakan pedagang yang berada di lokasi, sementara dua lainnya merupakan penumpang atau pihak dari dalam mobil MBG.
Baca Juga: Polres Metro Bekasi Ungkap Puluhan Kasus Curanmor, 25 Tersangka Dibekuk
Salah seorang saksi mata, Yuli (53), mengatakan dirinya sempat melihat mobil tersebut melaju tidak stabil sebelum kecelakaan terjadi. Saat itu, ia baru keluar dari minimarket dan hendak menyeberang jalan untuk membeli ayam.
“Mobil itu dari arah sana sudah agak oleng dan agak begitu kencang. Kita buru-buru nyebrang, kalau enggak mungkin kita juga kena,” ujar Yuli saat ditemui di lokasi kejadian. Selasa (12/5).
Menurutnya, sesaat setelah dirinya sampai di seberang jalan, terdengar suara benturan keras. Mobil diduga kehilangan kendali hingga menghantam lurus ke arah deretan pedagang.
“Pas sampai seberang langsung bunyi keras banget. Kayak petir tunggal, semua orang kaget,” katanya.
Baca Juga: BPK Usut Dugaan Kebocoran Retribusi Kantin Sekolah Cimahi
Yuli menduga pengemudi sudah tidak mampu mengendalikan laju kendaraan sehingga mobil terus meluncur dan menabrak gerobak pedagang tahu crispy serta penjual ayam.
Ia menyebut kondisi korban cukup parah, terutama pedagang tahu crispy yang saat ditemukan berada dalam kondisi kritis di lokasi kejadian.
“Yang tukang tahu crispy itu parah, posisinya sudah kritis. Kalau yang pedagang ayam tangannya patah karena kegencet gerobak,” ungkapnya.
Baca Juga: Terungkap Asal-usul Ulat dan Kondisi Miris Dapur MBG di Sagaranten Sukabumi
Sementara itu, dua orang supir dan kernet dari mobil MBG juga mengalami luka. Salah satu korban disebut mengalami luka di bagian kepala dan masih berada di dalam kendaraan saat warga mendatangi lokasi.
“Yang di mobil saya lihat kepalanya berdarah,” pungkasnya.