pendidikan

GSMS Wadah Kontribusi Seniman di Dunia Pendidikan

Minggu, 5 Agustus 2018 | 11:50 WIB
Salah satu aktivitas siswa pementasan seni tari

KanalBekasi.com - Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) merupakan kegiatan pembelajaran kesenian oleh para seniman yang dilaksanakan di luar jam pelajaran sekolah atau kegiatan ekstrakurikuler di satuan pendidikan (SD, SMP, SMA/SMK).

Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan, GSMS menjadi salah satu solusi atas keterbatasan guru kesenian di sekolah-sekolah.

"Gerakan ini memperluas akses pelajar dalam kegiatan artistik sekaligus menjawab keterbatasan jumlah guru seni yang terbatas," kata Hilmar di Jakarta (5/8).

Seperti di informasikan, kegiatan Lokakarya (Workshop) Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Tahun 2018, di canangkan di Jakarta, Kamis (26/8/2018) lalu.

Program tersebut bermaksud agar seniman mengenalkan dan mengajarkan seni kreasi ataupun tradisi sesuai bidangnya kepada para siswa di waktu yang telah terjadwal di luar jam sekolah dengan program-program yang telah disusun. Beragam bidang seni tersebut antara lain seni tari, seni musik, seni teater, seni sastra, seni rupa, dan seni media.

Menurut Hilmar, pengaruh kesenian dalam membentuk karakter baik pada diri manusia, diyakini dapat menciptakan karakter generasi muda Indonesia yang lebih baik.

"Jika bisa mengekspresikan dirinya dengan berkesenian, maka (seni itu) akan mempengaruhi wataknya," tuturnya.

Hilmar berharap, melalui kesenian, dapat terbangun sikap kreatif, apresiatif, dan inovatif peserta didik.

"Anak-anak yang punya akses langsung bersentuhan dengan kesenian akan bisa mengekspresikan diri dengan bahasa artistik. Selanjutnya jika "rasa"-nya sudah terasah, maka ia akan mampu mengendalikan apa yang ada dalam dirinya sendiri, dan itu sangat penting," paparnya.

Lebih lanjut, Hilmar menyatakan sudah mengatur mekanismenya dan sekolah mestinya menjadi salah satu rumah bagi seniman untuk berkreasi. Mereka (seniman) membagi apa mereka miliki dengan murid dan sekitarnya.Tujuan program ini adalah mengenalkan kehidupan seni seperti apa, agar anak-anak akrab dengan dunia seni.

“Seniman yang sudah terseleksi sekitar 1.320 orang, dan kita sudah sesuaikan dengan kriteria juknisnya,” tutupnya.(sgr)

 

Terkini