KanalBekasi.com – Promedia Group sukses menyelenggarakan pelatihan Content Creator Laboratorium (CoreLab) 2026 di Aula Bung Hatta, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Rabu (13/5/2024).
Perhelatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan strategi menghadapi era industri informasi dan penguatan peran citizen journalism.
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya FISH UNJ, Dr. Aris Munandar, M.Si., yang hadir mewakili Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D.
Baca Juga: Jasa Marga Prediksi Arus Kendaraan Tembus 1,5 Juta Selama Libur Panjang
Dalam sambutannya, pihak akademisi menyambut baik kolaborasi industri media dengan universitas guna meningkatkan literasi digital mahasiswa.
CEO Promedia Group, Agus Sulistriyono, menekankan pentingnya bagi mahasiswa untuk memahami dinamika konten digital yang terus berkembang.
Menurutnya, media sosial saat ini bukan sekadar sarana hiburan, melainkan platform utama dalam penyebaran informasi yang digemari seluruh kalangan.
"Kami lebih menitikberatkan ke platform media sosial sesuai dengan tren saat ini. Kami harap melalui acara di UNJ ini, para mahasiswa bisa belajar lebih dalam mengenai teknis pembuatan konten yang relevan di platform tersebut," ujar Agus.
Baca Juga: Titik Parkir Liar Palopo Kembali Menjamur, Trotoar Kopi Kenangan Dipenuhi Motor
Senada dengan hal tersebut, Founder Jakarta Kolaborasi Terkini Network (JKTN) Media, Miko Susilo, menyoroti peluang besar mahasiswa untuk terjun sebagai citizen journalist atau jurnalis warga.
Ia menilai, kedekatan isu dengan realitas sosial menjadi kunci keberhasilan sebuah konten.
"Kuncinya, coba buat konten-konten yang relate dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Biasanya, konten yang berkaitan langsung dengan peristiwa di sekitar akan lebih cepat menarik perhatian publik," jelas Miko.
Miko juga memotivasi para peserta bahwa perangkat teknologi yang dimiliki saat ini sudah lebih dari cukup untuk memulai karier di industri kreatif.
Baca Juga: Bikin Kangen! Rahasia Peserta KEP XIX Blok Q Betah Berlama-lama di Gereja Terungkap