Kamis, 4 Juni 2026

Debat Pilgub Jabar, Ridwan Kamil di Anggap Paling Cerdas

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Selasa, 13 Maret 2018 | 20:07 WIB

KanalBekasi.com - Debat Pilgub Jabar menampilkan empat pasangan calon gubernur berlangsung meriah. Ke empat kandidat tersebut, beradu visi, misi dan pemecahan masalah.


Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda berpendapat, Pilgub Jabar akan sangat kompetitif dengan empat poros kandidat yang dinilai sama-sama kuat.


Menurut Hanta, Sudrajat-Syaikhu, memiliki peluang menang dari ketiga kandiat terkuat lainnya, karena diusung oleh PKS, yang memiliki kekuatan politik cukup besar di Jawa Barat.


Namun, dari ketiga kandidat cagub pada acara cagub tersebut, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, memiliki elektabilitas tertinggi ditambah lagi tingkat kecerdasannya dalam mengurai program serta mencari solusi dari setiap persoalan. Rekam jejak kedua paslon, selama mereka memimipin didaerahnya juga dikenal cukup baik, sehingga berpeluang besar meraih kemenangan.


“Ridwan Kamil itu punya potensi dari sisi elektabilitas tertinggi, punya rekam jejak sebagai Wali Kota Bandung. Sedangkan, Demiz-Demul punya peluang karena diuntungkan incumbent. Tapi, Sudrajat-Syaikhu juga punya potensi karena mesin politik terkuat di Jabar adalah PKS,” tutur Hanta, pada acara debat Pilgub Jabar, di Gedung Sasana Budaya Ganesha(Sabuga) ITB, Jalan Tamansari, Bandung, Senin kemarin (12/3).


Sementara itu, Calon Gubernur Ridwan Kamil mengatakan, dirinya akan memanfaatkan teknologi untuk memberantas korupsi. Upaya itu, telah diimplementasikannya, melalui penggunaan ratusan aplikasi mencegah korupsi.


"KPK meminta semua kepala daerah mengcopy apa yang kami lakukan," katanya. Kota Bandung memiliki semangat kepemimpinan yang baik dan teladan. Kami, telah membentuk tim insiyur tim diskresi, tim CSR. Tujuannya, agar tidak ada hubungan langsung dengan kepala daerah. Itu untuk membentengi korupsi," kata Ridwan Kamil.


Selain itu, Ahmad Syaikhu memaparakan bahwa, korupsi terjadi karena sistem yang lemah. Selain itu korupsi juga bisa dicegah melalui peningkatan kesejahteraan para ASN.


"Kita ingin berikan early warning system, sehingga sudah diingatkan bahwa anda sudah masuk dalam bahaya korupsi," kata Syaikhu dalam sesi pemaparan.(tim)


 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X