Kamis, 4 Juni 2026

Elektabilitas Paslon Nomor Urut 1 Masih Unggul

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Selasa, 1 Mei 2018 | 22:38 WIB
Ormas nyatakan dukungan kepada paslon nomor urut satu, di RM Simpang Raya, Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi Barat, Selasa (1/5)
Ormas nyatakan dukungan kepada paslon nomor urut satu, di RM Simpang Raya, Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi Barat, Selasa (1/5)

KanalBekasi.com - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi-Tri Adhianto mendapat dukungan sedikitnya dari 20 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), demi meningkatkan elektabilitas pada Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang. Hal itu ditandai melalui penanda tanganan kesepakatan dukungan yang dilakukan di Rumah Makan Simpang Raya Jalan Raya Jenderal Sudirman, Bekasi Barat, Selasa (1/5) siang.

"Elektabilitas (potensi keterpilihan) kami berdasarkan dua lembaga survei masih 80 persen lebih, popularitas sudah 99 persen," kata calon Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Saat ini pihaknya, menggunakan dua lembaga survei yang menjadi acuan dalam memonitoring potensi kemenangan Pilkada yakni Media Nasional (Median) dan Saiful Mujani Research & Consultan (SMRC).

Dalam survei kedua lembaga tersebut masih menempatkan pasangan petahana nomor urut 1 itu unggul sementara atas lawannya pasangan nomor urut 2 Nur Supriyanto-Adhy Firdaus.

"20 ormas ini seluruhnya sudah berbadan hukum, di antaranya Forum Betawi Rempug (FBR), Gabungan Inisiatif BArisan Anak Siliwangi (Gibas), Pemuda Pancasila (PP), Forum Warga Bekasi (FWB), Forum Silaturahmi Alumni Pelajar Probolinggo (Forsilap) dan segera menyusul Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI)," katanya.

Rahmat mengatakan, tidak ada komitmen politik yang secara khusus dipersyaratkan oleh pihak terkait dalam agenda itu.

"Yang kita bicarakan hanya seputar bagimana membangun Kota Bekasi ke depan yang lebih baik, investasi masuk dan bisa mengurangi dampak konflik sosial," ujarnya.

Dalam pemaparannya kepada pimpinan ormas, Rahmat menyampaikan kinerjanya selama lima tahun terakhir dalam membangun Kota Bekasi di sektor penyerapan tenaga kerja.

"Ada keberhasilan dalam lima terakhir di Kota Bekasi. Pada 2017 kita sudah menyerap 76.000 pencari kerja, memang angka itu masih jauh di bawah survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencapai 120.000 angka pencari kerja, tapi jumlah itu peraktis sudah berkurang dan jumlah penyerapan tenaga kerja di Kota Bekasi saat ini masih terus meningkat," katanya.(sgr)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X