Kamis, 4 Juni 2026

Maju Cawalkot Bekasi, Tri Adhianto Rela Wakafkan Jiwa Raga

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Kamis, 21 Juni 2018 | 00:18 WIB
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi-Tri Adhianto Tjahyono, saat  acara debat publik di Metro TV
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi-Tri Adhianto Tjahyono, saat acara debat publik di Metro TV

KanalBekasi.com - Calon Wakil Wali Kota Bekasi, Adhi Firdaus melempar pertanyaan seputar tema tentang penguatan keluarga terhadap pembangunan di Kota Bekasi. Sebab, maraknya kekerasan yang terjadi belakangan ini pada anak dan perempuan, dipicu lemahnya perhatian khususnya terhadap keluarga.

“Bagaimana anda memposisikan keluarga dan anak dalam kaitannya dengan pembangunan di Kota Bekasi yang sekarang ini banyak terjadi kekerasan terhadap anak dan perempuan dan lain-lainnya,” tanya Adhi dalam sesi tanya jawab kepada Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam acara debat Publik calon kepala daerah yang digelar KPUD Kota Bekasi, di Stasiun Metro TV, Rabu (20/6) malam.

Pertayaan rivalnya tersebut langsung direspon Tri, lewat jawaban yang jelas dan tegas, lantaran dianggap tidak begitu berat .

“Bagi saya keluarga adalah nomor satu. Karena itu, saya harus mampu memberikan pendidikan kepada anak-anak saya, dan mengajarkan mereka kemandirian. Putri saya sedang proses pendaftaran AKPOL dan mohon doanya nanti akan memasuki pantohir untuk dikirim ke Semarang. Dan anak kedua saya kuliah jurusan kedokteran dan terakhir anak saya saat ini masih duduk di bangku SD,” ungkap Tri, disambut tepuk tangan dan riuh teriakan dari para pendukungnya.
.
Jika kelak terpilih menjadi pendamping Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, lima tahun mendatang, Tri berjanji akan memprioritaskan kepentingan masyarakat, dibanding kepentingan dirinya. Karena itu, konsekuensi untuk maju dalam bursa Pilkada Kota Bekasi ini, tentu dapat mengurangi waktu bersama dengan keluarga.

Menurut dia, pekerjaan didalam rangka membangun sebuah kota juga menjadi bagian dari proses yang nantinya akan saya persatukan dan setelah itu keluarga.

“Saya sudah mewakafkan jiwa raga saya untuk kepentingan masyarakat Kota Bekasi. Karena itu, saya sudah siap atas konsuekensinya, apabila nanti mengabaikan keluarga karena waktu untuk berkumpul bersama menjadi berkurang. Anak saya pertama kini sudah mau ,” ungkap dia.

Selain itu, Tri juga telah memberikan pengertian kepada keluarganya terhadap tanggung jawab dirinya pada saat mengemban amanah nanti.

“Sebelumnya isri dan anak-anak saya tidak setuju. Tapi seiring waktu berjalan pada bulan Desember istri dengan segala kerendahan hati dan kelebihannya merestui saya maju menjadi Calon Wali Kota Bekasi,” katanya.(sgr)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X