KanalBekasi.com - Anggota Komisi III, DPRD Kota Bekasi, Adhika Dirgantara pada Kamis sore (18/02), menggelar Reses I pada tahun 2021. Pelaksanaan tersebut di selenggarakan di RT.03/RW.02 Jakamulya, Bekasi Selatan.
Selain Adhika Dirgantara, hadir dalam agenda Reses tersebut yakni Syamsudin, H. Tatang, Ustadz Mursyidi, beserta para tokoh masyrakat dan warga RT.03 dengan mematuhi protokol kesehatan terhadap virus Covid-19.
Dalam kesempatan tersebut para tokoh masyarakat sangat antusias menyampaikan pendapatnya seperti H. Syamsudin yang merupakan mantan ketua RT menyampaikan sejumlah masalah diantaranya Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang terletak di SMP Negeri 29, mulai kehabisan lahan. Kontur tanah dari lahan tersisa juga makin sulit untuk dibuat pemakaman.”.
“Kendala yang kedua adalah terkait sampah. Hari ini, sampah kita buang di empang orang yang mengizinkan empangnya untuk ditumpukin sampah,” tambah Syamsudin.
Baca Juga: Penanganan Sampah Bambu di Sungai Cikeas Dipercepat
“Tapi kalau empang tersebut sudah makin menumpuk sampahnya, dan pemilik mau mengalihfungsikan menjadi tempat tinggal, maka kita tidak tahu harus kemana lagi mesti membuang sampahnya,” ujarnya
Ia meminta dibantu untuk dibuatkan atau diadakan semacam kontainer sampah, sekaligus lahan untuk menaruh kontainer tersebut. Karena di wilayah tersebut sudah padat dan sulit medapat lahan
“Yang mana sampah di kontainer tersebut bisa diangkut ke TPA Sumur Batu per hari atau 2-3 hari sekali,” tutup mantan ketua RT tersebut.
Dalam kesempatan tersebut pun Adhika Dirgantara langsung memberikan tanggapannya perihal apa yang telah dilontarkan oleh tokoh masyarakat tersebut.
“Perihal TPU dan sampah ini merupakan pelayanan dasar bagi masyarakat. Pemenuhan pelayanan dasar ini menjadi kewajiban Walikota untuk menjadi prioritas. Menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah,” terang Adhika.
Adhika pun menambahkan, “Terlebih masalah sampah, ini juga ada indikator yang jelas dari pusat terkait penanganannya. Ada subsidi pusat terhadap pemungutan sampah.”.
“Saya akan diskusikan ini dengan pak lurah dan pihak-pihak terkait. Kenapa masih ada masalah sampah seperti ini dan kita harus mencarikan solusinya,” tegas Adhika dalam Reses I tersebut.
Dalam kondisi hujan deras, RT.03 tersebut tetap hadir untuk menyuarakan aspirasinya agar nantinya dapat diserap oleh para Anggota Dewan dan dapat menjadi rujukan dalam perencanaan pembangunan di tahun 2021-2022 ini.(sgr/adv)