KanalBekasi.com — Riak konflik internal di tubuh Partai Solidaritas Indonesia Kota Bekasi ternyata bukan persoalan baru. Delapan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) disebut sudah lebih dulu melayangkan surat resmi kepada DPW PSI Jawa Barat dan DPP PSI sejak September 2025 lalu, berisi sikap ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan Ketua DPD PSI Kota Bekasi, Tanti Herawati.
Surat tersebut kini kembali menjadi sorotan menjelang pelaksanaan Kopi Darat Daerah (Kopdarda) PSI Kota Bekasi pada Juli 2026 mendatang. Para pengurus DPC menilai berbagai persoalan internal yang mereka sampaikan hingga kini belum mendapat penyelesaian yang jelas.
Ketua DPC PSI Bekasi Timur, Stevanus, membenarkan adanya surat resmi yang dikirim delapan ketua DPC ke struktur partai di tingkat atas. Menurutnya, langkah itu diambil karena keresahan kader di tingkat bawah sudah berlangsung cukup lama.
Baca Juga: Gejolak Internal Partai PPP Kota Bekasi Memanas, 11 PAC Tolak Gus Shol Di Copot
“Kita sudah melayangkan surat kepada DPW dan DPP berisi tanda tangan delapan Ketua DPC pada September 2025 lalu,” kata Stevanus, Selasa (26/5/2026).
Dalam surat tersebut, para pengurus DPC menyoroti sejumlah persoalan internal, mulai dari minimnya komunikasi organisasi hingga dugaan tidak adanya laporan pertanggungjawaban kepengurusan selama DPD PSI Kota Bekasi dipimpin Tanti Herawati.
Lebih lanjut, selama ini pihak DPC merasa tidak pernah mendapatkan laporan terkait program maupun pengelolaan organisasi secara terbuka. Kondisi itu dinilai bertentangan dengan mekanisme internal partai sebagaimana tertuang dalam AD/ART PSI.
“Selama kepemimpinan Tanti Herawati sebagai Ketua DPD PSI Kota Bekasi, kami tidak pernah menerima laporan pertanggungjawaban. Ini jelas tidak sesuai dengan AD/ART partai,” ujarnya.
Tak hanya soal transparansi, komunikasi antara pengurus DPD dan DPC juga disebut semakin tidak berjalan efektif. Akibatnya, sejumlah agenda konsolidasi kader di tingkat bawah menjadi tersendat.
Menjelang Kopdarda PSI Kota Bekasi, situasi internal partai disebut semakin memanas. Bahkan, muncul dugaan adanya pencatutan nama kader dalam struktur kepengurusan DPC tanpa persetujuan pihak terkait.
Artikel Terkait
Partai Gelora Kota Bekasi Gelar Tahlilan Doakan Eril
PKS Suara Partai Terbanyak di Kota Bekasi, Diikuti PDIP dan Golkar