bekasi-raya

Lamahu Gelar Fun Walk dan Bazar UMKM di CFD Kota Bekasi

Senin, 11 Mei 2026 | 01:10 WIB
Kiri-kanan: Ketua Umum Lamahu, Fadel Muhammad dan Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe di CFD, Minggu 10 Mei 2026. (dok. Humas Pemkot Bekasi)

KanalBekasi.com – Kawasan Car Free Day (CFD) Kota Bekasi pada Minggu pagi (10/5/2026) berubah menjadi panggung akulturasi budaya yang memukau.

Ribuan warga yang tengah berolahraga disuguhi pemandangan berbeda dengan hadirnya rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh Lamahu, organisasi perantau asal Gorontalo.

Bukan sekadar jalan santai (Fun Walk), acara ini menjadi ajang "pulang kampung" bagi warga Gorontalo di perantauan melalui momen halal bihalal yang hangat.

Suasana semakin hidup dengan deretan tenda bazar UMKM yang menawarkan aneka produk lokal, memberikan sentuhan ekonomi kreatif di tengah keriuhan hari bebas kendaraan bermotor tersebut.

Baca Juga: Perkuat Syiar Agama, Kafilah Loloda Utara Resmi Mengikuti MTQ ke-XI

Mengusung tema besar “Harmoni Dalam Keragaman”, Lamahu berhasil menciptakan kolaborasi seni yang apik.

Tak hanya menonjolkan identitas Gorontalo, panggung CFD juga diramaikan oleh pertunjukan seni khas Betawi dan Sunda.

Perpaduan ini seolah menunjukkan bahwa perbedaan budaya bukanlah sekat, melainkan kekayaan yang memperindah wajah sosial Kota Bekasi.

Acara ini dihadiri langsung oleh para petinggi daerah, di antaranya Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, serta Wuri Handayani.

Baca Juga: HIPPI Jakarta Siap Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional

Tampak hadir pula tokoh nasional sekaligus Ketua Umum Lamahu, Fadel Muhammad, yang memberikan dukungan penuh bagi soliditas warga perantauan.

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, dalam sambutannya tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas pemilihan lokasi Bekasi sebagai pusat kegiatan berskala besar ini.

“Menjadi sebuah kehormatan bagi Kota Bekasi karena hari ini dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Lamahu. Ini menjadi ajang untuk saling mengenal budaya, kuliner, dan berbagai hal menarik lainnya,” ujar Harris Bobihoe.

Baca Juga: Lirboyo, Rahim Keramat Pencetak Pengasuh Pesantren hingga Menjaga Tradisi Kitab Kuning di Arus Modernisasi

Lebih lanjut, Harris menyebut kerumunan massa yang menyatu dalam damai pagi itu adalah refleksi nyata dari kedewasaan masyarakat Bekasi dalam berinteraksi dengan berbagai etnis.

Halaman:

Tags

Terkini