Kamis, 4 Juni 2026

Tidur Setelah Sahur Beresiko Terkena Stroke

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Jumat, 18 Mei 2018 | 10:08 WIB
Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

KanalBekasi.com - Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna.

Caranya bisa juga dengan salat. Rasulullah SAW bersabda,"Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan salat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras."(HR Abu Nu'aim dari Aisyah r.a.).

Seorang dokter dari salah satu RS Swasta di Jakarta, dr Rizki menyatakan dari sisi ilmu gizi dan kesehatan tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya sangat banyak.

“Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah untuk mengalami stroke.” tambahnya

Resiko berbahaya lainya yang disebabkan tidur setelah makan sahur adalah menyebabkan perut menjadi buncit. Hal ini disebabkan saat tidur tubuh jadi hemat energi dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut.

“Jika seandainya kita masih ingin tidur setelah makan sahur atur saja minimal 2 jam setelah makan sahur baru tidur.” Pungkasnya.

(sgr)

 

 

 

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Kamis, 4 Juni 2026 | 13:40 WIB

RSUD Klarifikasi Pemberitaan Utang Rp 70 Miliar

Selasa, 13 Januari 2026 | 14:57 WIB

Penyakit Super Flu Rentan Menyerang Pasien Autoimun

Senin, 5 Januari 2026 | 11:02 WIB
X