Kamis, 4 Juni 2026

Anak yang Terpapar Corona di Bogor Ayahnya Tenaga Medis Wisma Atlet

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Senin, 27 April 2020 | 12:31 WIB
Ilustrasi: Ketua Komnas Anas Arist Merdeka Sirait
Ilustrasi: Ketua Komnas Anas Arist Merdeka Sirait

KanalBekasi.com - Virus Corona kembali menjangkiti dua anak kakak beradik dari tiga bersaudara masing-masing berusia empat dan delapan tahun warga Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut terkonfimasi melalui penjelasan resmi Bupati Bogor, Ade Yasin dan hasil investigasi Tim Terpadu Anak Indonesia Tangguh Melawan Covid 19 Komnas Anak bahwa kedua anak dan ibunya positif terinfeksi virus.

Baca Juga: Pasien TBC Mudah Terinfeksi Corona

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Arist Merdeka Sirait menjelaskan berdasarkan keterangan Bupati Bogor, setelah dilakukan rapid tes pada tanggal 14 April 2020 di salah satu rumah sakit di Bogor terhadap ibunya, hasilnya dinyatakan positif terpapar virus Corona.

“Diketahui anak tersebut mengalami deman tinggi hingga lebih dari 40 derajat, selanjutnya pada 15 April 2020 dilakukan pemeriksaan secara intensif dan terukur di Rumah Sakit Kramat Jati, dimana hasilnya dinyatakan bahwa kedua anak tersebut positif tertular Virus Corona,”tutur Arist, Senin (27/4)

Arist melanjutkan, dari pemeriksaan diketahui secara pasti bahwa sumber penularan Virus Corona itu kepada dua anak dan ibunya berasal dari pakaian ayah kedua anak itu yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga medis di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Senayan Jakarta.

“20 April 2020 kedua anak anak dan ibunya tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Senayan Jakarta, untuk mendapat tindakan medis yang cepat sementara ayah dan anak keduanya dinyatakan bebas dari Virus Corona,” kata Aris

Sebelumnya tanggal 16 April 2020, seluruh anggota keluarganya yang berjumlah lima orang menjalani pemeriksaan swab oleh petugas RS Polri Jakarta.

Tanggal 17 April 2020 sang ibu sesak napas dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi. Ia  langsung ditangani di ruang isolasi IGD.

Namun, berdasarkan hasil rapid test di tanggal 18 April, sang ibu negatif terinfeksi corona. Hasil rontgen menyatakan bahwa ada pembengkakan jantung, sehingga dipindah dari ruang isolasi ke ruang rawat inap.

Lalu, tanggal 20 April 2020 hasil swab satu keluarga itu ke luar. Ayah dan anak sulungnya dinyatakan negatif Covid-19 sedangkan ibu dan dua anaknya dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.(sgr)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Kamis, 4 Juni 2026 | 13:40 WIB

RSUD Klarifikasi Pemberitaan Utang Rp 70 Miliar

Selasa, 13 Januari 2026 | 14:57 WIB

Penyakit Super Flu Rentan Menyerang Pasien Autoimun

Senin, 5 Januari 2026 | 11:02 WIB
X