Kamis, 4 Juni 2026

Fitur Pikobar Mudahkan Warga Isoman Dapat Konsultasi dan Obat

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Selasa, 6 Juli 2021 | 14:11 WIB

KanalBekasi.com - Rumah Sakit di Jawa Barat mengalami lonjakan pasien kasus Covid-19 yang membutuhkan perawatan. Sementara ini perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit diprioritaskan untuk kasus dengan gejala berat sampai kritis.


Sedangkan, pasien Covid-19 tanpa gejala atau bergejala ringan dapat menjalani isolasi mandiri (isoman) dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan.


Guna mendukung manajemen perawatan pasien Covid-19 yang menjalani isoman, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa  Barat meluncurkan fitur Isolasi Mandiri dalam portal Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar).


Baca Juga: Virus Covid-19 Varian Delta Sudah Masuk 9 Daerah di Jabar


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, fitur Isolasi Mandiri digagas untuk memudahkan masyarakat Jawa  Barat yang menjalani isoman dalam mengakses layanan telekonsultasi serta pengajuan paket obat dan multivitamin.


"Kami melihat tekanan luar biasa pada rumah sakit. Padahal tidak semuanya sebenarnya perlu dirawat di rumah sakit, hanya sekian persen sebenarnya bisa dirawat di luar rumah sakit atau menjalani isoman," kata Ridwan Kamil yang biasa disapa Emil,  Selasa (6/7)


Ia berharap layanan telekonsultasi yang dihadirkan pada Fitur Pikobar Isolasi Mandiri dapat menjadi upaya bersama dalam mengurangi beban fasilitas kesehatan dan rumah sakit di Jawa  Barat. Apalagi tingkat keterisian tempat tidur RS di Jabar per Minggu (4/7) mencapai 91,05 persen.


"Yang menjalani isoman jumlahnya cukup banyak dan saya menerima komplain dari warga yang kebingungan harus berkonsultasi ke siapa. Lalu, mereka juga kebingungan mendapatkan obat-obatan dan suplemen," ucapnya.


Menurut Ridwan Kamil, masalah di luar rumah sakit ini menjadi latar belakang dan inisiatif Pemda Provinsi Jawa Barat membuka konsultasi dokter secara online melalui Pikobar dan memberi obat serta suplemen gratis sesuai prosedur kepada mereka yang isoman," imbuhnya.


"Melalui fitur Isoman, warga Jabar bisa mendapatkan informasi praktikal selama menjalankan isolasi mandiri yang meliputi: panduan isoman di rumah, prosedur pemantauan kontak erat, kriteria selesai isoman, serta pengajuan layanan telekonsultasi dan obat-obatan dengan mengunjungi portal Pikobar di https://pikobar.jabarprov.go.id/," jelasnya.


Emil menjelaskan Pemda Provinsi Jawa Barat melakukan refocusing anggaran pembangunan 11 proyek infrastruktur sebesar Rp140 miliar untuk penanganan Covid-19. Anggaran sebesar Rp140 miliar tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan dan suplemen bagi pasien Covid-19 yang menjalani isoman.


"Kami menunda dan membatalkan 11 proyek infrastruktur untuk kepentingan penanganan covid, khususnya penyediaan obat dan vitamin bagi warga yang isoman. Sehingga, banyak yang bisa sembuh dan penularan dapat dikendalikan," jelasnya.


Ridwan Kamil pun berharap, perusahaan farmasi bisa secepatnya memasok obat-obatan yang sudah dipesan ke gudang Pemda Provinsi Jawa Barat. Bagi pesanan obat yang sudah masuk lewat aplikasi, untuk langsung dikirim ke rumah masing-masing pasien Covid-19 yang menjalani isoman.


"Saya berharap obat-obatan bisa masuk secepatnya ke gudang Pemprov Jabar. Setelah itu, sesuai pesanan yang ada di Aplikasi bisa dikirim sampai ke rumahnya," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Kamis, 4 Juni 2026 | 13:40 WIB

RSUD Klarifikasi Pemberitaan Utang Rp 70 Miliar

Selasa, 13 Januari 2026 | 14:57 WIB

Penyakit Super Flu Rentan Menyerang Pasien Autoimun

Senin, 5 Januari 2026 | 11:02 WIB
X