KanalBekasi.com - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki buka suara terkait ricuhnya supporter sepak bola FC Bekasi City dengan tim PSIM Yogyakarta pada Senin (19/9) kemarin.
Hengki meminta penyelenggara tidak menggratiskan tiket masuk bagi suporter. Menurutnya hal itu merupakan evaluasi atas kerusuhan antar-pendukung sepak bola tim FC Bekasi City dengan tim PSIM Yogyakarta.
"Tiket baiknya tidak usah digratiskan lagi, biar penonton jadi lebih tertib," ujar Hengki, Rabu (21/9).
Hengki mengatakan bahwa kejadian kemarin bisa menjadi bahan evaluasi agar kedepan kejadian tersebut tak terulang.
Menurut Hengki, hingga saat ini belum ada laporan kerusuhan tersebut menimbulkan korban.
"Kami juga akan mengevaluasi pengamanan yang dilakukan aparat dan akan kami tingkatkan lagi," ujarnya.
Sebelumnya, kericuhan antar-suporter terjadi di dalam tribun penonton dan di luar area stadion saat laga FC Bekasi City melawan PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Liga 2.
Pendukung PSIM Yogyakarta tak terbendung tatkala timnya kalah 0-3 dari FC Bekasi City. Selain merusak fasilitas, para pendukung juga mengamuk hingga memukuli dua orang pengendara motor yang melintas.(sgr)