KanalBekasi.com - Saat mengalami cedera pada lutut atau pada anggota tubuh lain saat berolahraga maupun menjalankan aktivitas lainnya, bagi sebagian orang mungkin masih memilih langsung memijat atau pergi ke tukang urut. Padahal hal tersebut justru bisa memperparah cedera.
Dokter Spesialis bedah Orthopedi dan traumatologi Konsultan Heep and knee Eka Hospital Bekasi, dokter Noha Roshadiansyah Soekarno, Sp.OT (K) Hip and Knee Sp.OT (K), menjelaskan pemijatan bisa menyebabkan peningkatan pendarahan dan bengkak pada area tubuh yang cedera. Pemijatan bahkan berpotensi memperberat kondisi dan memperlambat masa penyembuhan.
“Cidera pada lutut dapat terjadi misalnya, pada saat olahraga, kemudian, jatuh dan nyeri di lutut, pergelangan kaki, atau bagian tubuh lainnya, cidera bisa terjadi dari yang ringan hingga berat. Nyeri lutut bisa disebabkan oleh robekan pada lligamen lutut, bila terjadi hal demikian sebaiknya jangan langsung dipijat,” kata dokter Noha saat Round Table Discussion (RTD) yang diselenggarakan Eka Hospital Bekasi bertempat di Kedai Kopi Tjan dikawasan Harapan Indah, Medan Stria Kota Bekasi , Kamis (20/10)
Dokter Noha mengatakan pada setiap pasien cidera akan melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan diagnosa yang tepat. Sehingga bisa dilakukan tindakan yang tepat pula untuk mengatasi cidera tersebut. Sebelumnya untuk tindakan awal bila terjadi cidera dapat dilakukan dengan mengompres dan mengangkat kaki yang cidera lebih tinggi. Selanjutnya bila tidak kunjung membaik pasien harus melakukan beberapa pemeriksaan.
“Ada beberapa gejalanya yaitu nyeri lutut terasa sakit yang bervariasi saat berjalan atau posisi tertentu, selanjutnya terjadi pembengkakan, kekakuan sendi dan biasanya bunyi “klik”, selain itu dapat juga disebabkan kelainan diluar lutut seperti lemahnya otot paha, kelainan sendi panggul dan kelainan tulang belakang,” terang dokter Noha
Ia mengatakan kesembuhan cidera pada lutut dipengaruhi banyak hal, mulai dari diagnosa dini, pengobatan yang tidak tertunda dan pemulihan dengan tim multidisiplin. Selain itu Operasi artroskopi lutut tergolong dalam prosedur bedah invasive minimal, dimana operasi pada lutut dilakukan hanya dengan membuat sayatan kecil dan pasien dapat pulang di hari yang sama.
“Jadi penyembuhannya semakin cepat dilakukan pemeriksaan semakin bagus,” tukasnya
Sebagai informasi Eka Hospital telah memiliki fasilitas mulai dari instrument penunjang diagnostic, fasilitas instrument operasi paling mutakhir(robotic spine, navigation system, the latest generation 4k artroscopic system), dokter spesialis yang terintegrasi sebagai satu kesatuan (orthopedic, rehab medis)
Eka Hospital telah memiliki tekhnologi berkelas dunia berupa robot navigasi untuk operasi tulang belakang yang pertama dan satu-satunya di Asia tenggara, melalui penggunaan robot navigasi ini, akurasi penempatan screws (implant) mencapai 99,9 persen. Dengan alat ini lebih dari 1000 kasus tulang belakang dan 200 kasus Skoliosis yang ditangani Eka Hospital telah menggunakan robot navigasi dengan tingkat keberhasilan 99,9 persen. (sgr)