Kamis, 4 Juni 2026

Dinkes Kota Bekasi Belum Identifikasi Covid-19 Varian Arcturus

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Senin, 8 Mei 2023 | 17:06 WIB
Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi
Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi

KanalBekasi.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota, Tanti Rohilawati melaporkan temuan Covid-19 subvarian Omicron XBB.1.16 atau Arcturus, sejauh ini belum terdeteksi. Meski, kabar terbaru, kasus Covid-19 di Kota Bekasi mengalami peningkatan.

“Varian baru Covid-19 kami belum mengidentifikasi. Karena harus melalui pemeriksaan. Memang kelompoknya virus Covid-19,” katanya, Senin (8/5)

Ia mengatakan Dinas Kesehatan  tetap waspada terkait perkembangan Covid-19. Lantaran belum sepenuhnya wilayah Kota Bekasi bebas dari Pandemi Covid-19.Selain itu ia meminta kepada masyarakat bila ada keluhan pastikan segera ke fasilitas kesehatan yang ada,

“Bila bergejala disarankan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk melakaukan PCR,” tuturnya

Laporan Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Tranformasi Pemulihan Ekonomi (KPC-PEN) Kota Bekasi, data tanggal (02 Mei 2023), penyebaran Kasus Covid-19 di Kota Bekasi secara kumulatif 192.707 Kasus (Angka ini tercatat sejak tahun 2019 silam).

Kasus aktif sebanyak 191, angka kesembuhan sebanyak 191.306, dan angka kematian sebanyak 1.210 kasus. Sekedar informasi, Covid-19 subvarian Omicron XBB.1.16 (Arcturus) terdeteksi sebanyak dua kasus di Indonesia.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, dua kasus tersebut ditemukan pada 23 dan 27 Maret 2023. Subvarian Arcturus adalah nama yang diberikan untuk subvarian Omicron baru, yakni XBB.1.16.

Subvarian ini memicu lonjakan kasus baru di sejumlah negara, termasuk India, Amerika Serikat, Singapura, dan Australia.

Subvarian Arcturus merupakan rekombinan dari dua turunan varian Omicron BA.2, yaitu BA.2.10.1 dan BA.2.75. Menurut sebuah studi di University of Tokyo, seperti dikutip Straits Times (13/4/2023), Arcturus hampir 1,2 kali lebih menular dari XBB.1.5. Namun, virus corona ini dianggap tidak menimbulkan gejala lebih parah dari XBB.1.5.(sgr)

 

 

 

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Kamis, 4 Juni 2026 | 13:40 WIB

RSUD Klarifikasi Pemberitaan Utang Rp 70 Miliar

Selasa, 13 Januari 2026 | 14:57 WIB

Penyakit Super Flu Rentan Menyerang Pasien Autoimun

Senin, 5 Januari 2026 | 11:02 WIB
X