KanalBekasi.com - Tim psikristri dari Rumah Sakit Melinda 2 Bandung mengadakan penelitian terhadap masalah kejiwaan di kalangan mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 400 sampel mahasiswa, sebanyak 5 pernya dari 400 sampel tersebut pernah mencoba dan akan bunuh diri jika menemukan persoalan yang dianggap rumit.
Psikiatri Elvina Gunawan menyebut faktor ketidak puasan terhadap diri sendiri adalah salah satu penyebab utamanya. Ia menyebut dukungan lingkungan dan keluarga sangat membantu penderita.
"Penelitian dari 400 sampel mahasiswa, 24 orang pernah mencoba atau akan melakukan bunuh diri," kata Elvine, Kamis (12/12)
Baca Juga: Depresi Picu Bunuh Diri, Peran Sekolah dan Keluarga Penting
Menurut Elvine, dalam setiap bulan pihaknya menerima 471 pasien kejiwaan. Dari jumlah itu, terdapat 14-24 pasien yang mengaku akan dan pernah mencoba bunuh diri.
“Dari pasien yang pernah ditanganinya itu, orang yang akan bunuh diri memiliki ciri-ciri seperti merasa hampa, tak punya tujuan dan tak punya harapan untuk berbuat yang lebih baik lagi,” ucapnya
Elvine menyatakan, karakter kepribadian yang ingin melakukan bunuh diri mereka merasa tidak puas dengan diri sendiri, mengomparasikan terus dengan teman-temannya dan yang bersangkutan tidak bisa bersosialisasi dengan baik," jelasnya.
Elvine mengatakan,untuk mencegah dan mengurangi kasus bunuh diri perlunya pihak keluarga memiliki pemahaman yang baik tentang cara mencegah bunuh diri.
"Semua pihak harus mendengarkan apa masalah dia, jangan menggali tentang persoalannya, tapi yang penting apa yang dia butuhkan dan bisa kita beri serta ingatkan dia," tuturnya.(sgr)