kesehatan

Kemenkes Keluarkan Peringatan Resmi Lonjakan Kasus Covid-19

Sabtu, 31 Mei 2025 | 07:33 WIB
Ilustrasi: Penanganan pasien terinfeksi Covid -19

KanalBekasi.com - Sejumlah negara Asia seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura mengalami lonjakan kasus Covid-19. Menanggapi hal tersebut Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan peringatan resmi. Dalam surat edaran terbaru, Kemenkes meminta seluruh jajaran kesehatan di Indonesia bersiap menghadapi potensi gelombang baru.


Peringatan Kemenkes ini diwakilkan oleh Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Murti Utami.


“Covid-19 menunjukkan peningkatan di beberapa negara di kawasan Asia, yaitu Thailand, Hongkong, Malaysia maupun Singapura,” demikian tertulis dalam Surat Edaran tersebut.


Varian baru seperti XEC, JN.1, LF.7, dan NB.1.8 menjadi penyebab lonjakan kasus di wilayah tersebut. Namun, Kemenkes menyebut penularan dan tingkat kematiannya masih tergolong rendah. Sementara di Indonesia, kasus Covid-19 justru menunjukkan tren menurun.


“Situasi Covid-19 di Indonesia memasuki minggu ke-20 saat ini menunjukkan tren penurunan kasus konfirmasi mingguan dari 28 kasus pada minggu ke-19 menjadi 3 kasus pada minggu ke-20 (positivity rate 0,59%),” kata Murti, Sabtu (31/5)


Meski demikian, Kemenkes mengingatkan seluruh instansi kesehatan agar tetap waspada. Surat edaran tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan di seluruh provinsi dan kabupaten/kota, Kepala Puskesmas, Direktur RS, hingga Kepala UPT Kekarantinaan dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat.


Sejumlah langkah antisipatif harus dilakukan, antara lain peningkatan surveilans, pelaporan kasus secara cepat, hingga edukasi ke masyarakat.


“Jika terjadi peningkatan kasus potensial KLB, segera melapor dalam waktu kurang dari 24 jam,” tegas Murti dalam edaran tersebut. (red)

Tags

Terkini

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Kamis, 4 Juni 2026 | 13:40 WIB

RSUD Klarifikasi Pemberitaan Utang Rp 70 Miliar

Selasa, 13 Januari 2026 | 14:57 WIB

Penyakit Super Flu Rentan Menyerang Pasien Autoimun

Senin, 5 Januari 2026 | 11:02 WIB