KanalBekasi.com - Puluhan Aliansi Rakyat Bekasi (ARB) melakukan aksi damai menuntut PJ Walikota Bekasi Rudi gandakusuma untuk meminta ma’af dan mundur dari jabatannya terkait kisruh
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online, Rabu (12/7/2018)
Kordinator aksi Mahfudin Latif menyampaikan kisruhnya PPDB online tidak terlepas dari tanggung jawab dua pejabat terkait yakni PJ Walikota dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
“Kemarin Kadisdik kota Bekasi sudah menyampaikan permohonan maafnya terkait kurang puasnya masyarakat dalam pelaksanaan PPDB online, kami hargai, namun kami meminta pejabat yang lebih tinggi, Pj walikota untuk tidak diam dan mengambil langkah-langkah yang dinilai perlu,”tegas latif
Latif juga mengkritisi kebijakan PPDB online lewat jalur afirmasi yang banyak disalahgunakan oleh masyarakat.
“Kita miliki data terkait penyalahgunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), nti kita akan ungkap data-data penyalahgunaannya,” tutupnya