Kamis, 4 Juni 2026

Si Kembar Anak Yatim Bisa Sekolah

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Senin, 23 Juli 2018 | 22:58 WIB
si Kembar yang sebelumnya tidak sekolah, akhirnya  diterima di SMPN 7 Bekasi
si Kembar yang sebelumnya tidak sekolah, akhirnya diterima di SMPN 7 Bekasi

KanalBekasi.com - Deriel Aditya Purnomo (12) dan Daniel Aryo Prasetyo (12), akhirnya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP, setelah Dinas Pendidikan Kota Bekasi, bersama pengurus Musyawarah Kelompok Kepala Sekolah tingkat SMP, menyambangi rumahnya di Jalan Gabus 1, Perumnas 2 Bekasi Selatan.

Siswa kembar ini diketahui anak yatim dan berasal dari keluarga kurang mampu. Mereka masih belum sekolah pasca dinyatakan tidak lolos saat mengikuti pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie mengatakan, pihaknya menjemput kedua siswa hari ini dan langsung didaftarkan ke SMPN 7 Bekasi. Sebab, selama sepekan kemarin merupakan kegiatan masa orientasi sekolah.

“Kalau menurut kalender pendidikan, selama seminggu kemarin merupakan masa pengenalan siswa terhadap lingkungan sekolahnya. Dan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM,red) baru dilakukan hari ini,” kata Ali, Senin (23/7).

Ia menambahkan, apabila siswa tersebut dianggap ketinggalan dalam segi akademik, menurut Ali, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah dan guru, agar memberikan pelajaran tambahan.

“Jadi tidak telat kalau masuk hari ini. Karena kepala sekolah akan berkoordiansi kepada gurunya untuk memberikan seperti les tambahan, supaya anak tersebut tidak tertinggal pelajarannya,” ungkapnya.

Lebih jauh Ali berharap, agar masyarakat dapat langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah ketika dilingkungan sekitarnya terdapat anak usia belajar yang masih belum sekolah.

“Jadi kalau ada anak yang belum sekolah segera melapor kepada Rt, Rw dan kepada pihak sekolah agar dilakukan penyisiran. Jadi gak usah ngadu keman-mana, sehingga anak tersebut tidak bisa sekolah,” katanya.

Ditempat sama, Kepala SMPN 7 Bekasi, Markum mengatakan akan menampung siswa dilingkungan sekitar sekolahnya yang belum sekolah.

Saat ini jumlah Rombongan Belajar (Rombel) di SMPN 7 sebanyak 9 rombel. Masing-masing per kelas diisi 38 murid.

“Kalau ada anak yang belum sekolah kami khususnya dilingkungan sekolah, kami akan siap menampungnya, sepanjang anak tersebut belum terdaftar disekolah lain,” kata Markum.(sgr/adv)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X