KanalBekasi.com - Gema Nusa Patriot (GNP), berencana menggelar tarian tradisional massal Ronggeng Menor, pada Minggu (25/11) mendatang. Acara ini dipusatkan di Summarecon Jalan Boulevard Selatan, Summarecon Kota Bekasi, juga dibarengi kegiatan car free day.
Selain menampilkan tarian daerah Sunda, Jawa Barat ini, rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penggalangan dana bagi korban gempa Palu.
Penampilan tari Ronggeng Menor akan dibawakan sebanyak 1500 pelajar mulai tingat TK, SD, SMP dan SMA se-Kota Bekasi.
"Dengan membeli kaos maka peserta sudah mendonasikan dana untuk saudara-saudara nya di Palu," kata Ketua GNP Alamsyah kepada wartawan, di Bekasi, Kamis (22/11).
Menurut Alamsyah, tarian Ronggeng Menor yang dibawakan para pelajar ini, bertujuan untuk menumbuhkan kembangkan kecintaan generasi terhadap budaya tradisonal khususnya pada senit tari, sehingga budaya peninggalan nenek moyang kita tidak punah oleh perkembangan budaya modern. Dan melalui seni tari diharapkan para pelajar juga memiliki rasa kepedulian terhadap saudara-saudara mereka yang sedang mengalami musibah bencana alam.
"Dengan seni kita tumbuhkan rasa peduli terhadap sesama," ujarnya.
Dikatakan Alamsyah, pagelaran tari Ronggeng Menor memiliki nilai positif yakni melestsrikan budaya serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya terhadap generasi muda.
"Kegiatan ini berkaitan dengan pembentukan karakter, yakni mengenalkan kearifan budaya lokal yang juga berkaitan dengan identitas lingkungan sosial masyarakat," ujarnya.
Identitas yang dimaksud adalah culture atau ciri khas. Harapannya, banyak pihak yang mendukung suksesnya acara tersebut.
Dia juga membantah, jika penyelenggaraan budaya seni dijadikan untuk meraup keuntungan pribadi. Pasalnya, seluruh sarana dan prasarana pendukung yang nyaris rampung seratus persen, tanpa menggunakan anggaran pemerintah. Semua itu, mengandalkan bantuan para donatur maupun pihak sponsor.
"Ya ini merupakan event positif, pertama agar generasi muda cinta akan budayanya. Kedua, menumbuhkan seni di dalam kehidupan mereka. Ketiga, dapat pahala karena sekalian beramal," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alie Fauzi mengapresiasi kegiatan yang akan direncanakan para penggiat seni dan budaya di Kota Bekasi.
Alie berharap pembentukan karakter melalui kegiatan seni tari ini, dapat ditularkan kepada seluruh generasi muda. Sehingga, kegiatan positif tersebut, mampu meminimalisir terjadinya kenakalan dikalangan remaja.
“Kegiatan ini patut diapresiasi. Karena saat ini seluruh program disekolah harus dapat berdampak terhadap pembentukan karakter siswa. Karena itu, dalam membentuk siswa sejatinya dilakukan melalui kegiatan non akademik seperti yang dilaksanakan oleh teman-teman GNP,” kata Alie, ketika dihubungi.(sgr)