KanalBekasi.com - Badan search and rescue Nasional (Basarnas) mengevakuasi tiga pendaki remaja yang ditemukan tewas didalam tenda di kawasan Gunung Tampomas, Sumedang, Jawa Barat. Korban diduga tewas akibat suhu badan kedinginan atau terserang hipotermia.
Juru Bicara Kantor Basarnas Bandung, Joshua Banjarnahor mengatakan ketiga korban yang teridentifikasi asal Indramayu itu pertama kali ditemukan dalam kondisi meringkuk seperti menahan dingin.
“Diduga Korban meninggal dunia karena hipotermia, korban diperkiraan berumur belasan, posisi korban meringkuk sambil menahan kedinginan,” kata Joshua, Minggu (3/3)
Baca Juga: Tim SAR Sudah Evakuasi 184 Kantong Jenazah
Basarnas, sambung Joshua, awalnya mendapatkan laporan adanya tiga pendaki tersambar petir, Minggu siang, kemudian tim gabungan menuju lokasi kejadian untuk membantu evakuasi para korban tersebut.
“Kita temukan mereka (tiga remaja) dengan pakaian basah terkujur kaku di tenda, kemudian tim gabungan mengevakuasi para pendaki tersebut” Terang Joshua
Ia menambahkan, ketiga korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut termasuk mencari tahu identitasnya. Basarnasjuga bekerjasama dengan pihak DVI (Disaster Victim Identification) kepolisian untuk mengetahui penyebab kematian tiga pendaki tersebut.
Joshua mengimbau kepada para pendaki gunung untuk terlebih dahulu mempersiapkan diri yakni selain fisik yang prima juga harus ditunjang dengan perlengkapan peralatan selama berada di alam bebas.
Upaya antisipasi dan penanganan jika terserang hipotermia adalah dengan membawa korban ke dalam tenda agar terhindar dari hembusan angin dan bisa menghangatkan tubuh ketika berada di alam bebas.
Selanjutnya korban segera mengganti baju yang basah secara perlahan-lahan, lalu masuk ke dalam ‘sleeping bag’ untuk menjaga panas tubuh yang tersisa agar tidak terus turun, kemudian bisa melakukan berbagi panas tubuh dengan cara memegang tangan atau memeluknya.
“Potensi terkena hipotermia akan meningkat ketika pendaki juga mengenakan pakaian basah, pastikan korban dalam kondisi sadar bila terkena gejala hipotermia dengan menepuk-nepuk wajahnya” Pungkasnya. (sgr)