Kamis, 4 Juni 2026

Keluarga Pasien RSUD Kota Bekasi, Disuruh Ganti Selang Kateter Urin Sendiri

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Senin, 8 April 2019 | 23:34 WIB
RSUD Kota Bekasi, Jalan Pramuka nomor 55
RSUD Kota Bekasi, Jalan Pramuka nomor 55

KanalBekasi.com - Keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, diminta mengganti selang kateter urin sendiri.

Warga Bekasi Utara,Vira menuturkan, usai menjalani operasi prostat ayahnya, Ia disuruh mengganti selang pembuangan air kencing.

Bahkan, ketika pihak keluarga yang menunggu pasien mengetahui cairan botol infus telah habis, harus bisa menggantinya sendiri.

"Kita diminta untuk mengganti sendiri selang kateter, botol infuse sampai buang air kencing sendiri," ujarnya.

Baca Juga: RSUD Kota Bekasi Tambah Fasilitas Hemodialisa di Hari Jadinya

Pekerjaan itu menurut dia, biasa dilakukan perawat saat pasien berada di rumah sakit. Karena, tidak semua orang bisa melakukan pekerjaan yang membutuhkan pemahaman tentang penanganan medis.

"Setelah ayah saya selesai operasi prostat, saya diminta perawat untuk mengganti sendiri selang kateter urin, botol infus dan membuang urinnya. Sedangkan, saya dan keluarga tidak paham soal pekerjaan perawat, mengganti selang kateter maupun botol infus," ungkap Vira kepada www.kanalbekasi.com, Senin (8/4).

Ia sempat berpikir, apakah karena pasien menggunakan jaminan kesehatan dari pemerintah yakni, Kartu Indonesia Sehat (KIS), pihak rumah sakit lantas melimpahkan pekerjaan tersebut kepada keluarga pasien. Sedangkan, pasien masih berada didalam ruang perawatan yang menjadi tanggung jawab pihak rumah sakit.

"Apakah karena ayah saya menggunakan KIS, kemudian keluarga pasien harus melakukan pekerjaan yang dilakukan perawat," katanya heran.

Baca Juga: Bantah Layanan RSUD Lemah, Kusnanto: Survey Kepuasan Publik Memuaskan

Kemudian, Ia menanyakan alasan pihak rumah sakit memminta keluarga pasien mengganti selang urin dan botol infus sendiri.

Keterbatasan jumlah tenaga medis dan pasien yang membutuhkan pelayanan tidak sebanding.

Meski jumlah tenaga medis di RSUD Kota Bekasi dikatakan sedikit, dari pantauan dilokasi terlihat beberapa tenaga medis berada di meja piket tanpa melakukan pekerjaan.

"Mereka bilang saat ini tenaga medisnya sedikit dibanding jumlah pasien yang sedang ditangani," kata Vira menirukan seorang perawat diruangan.

Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi mengatakan jumlah pasien membludak dibanding tenaga medis yang tersedia saat ini

"Jumlah pasien saat ini membludak," tulisnya singkat lewat pesan singkat whatapp.(sgr)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X