Kamis, 4 Juni 2026

BNPB Cek Daerah Terdampak Gempa di Banten

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Sabtu, 3 Agustus 2019 | 11:52 WIB
Kepala BNPB Letjen Doni Manardo
Kepala BNPB Letjen Doni Manardo

KanalBekasi.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengunjungi Pandeglang Banten, untuk memantau langsung korban gempa bumi 6,9 SR yang berpusat di wilayah Sumur, Banten.

“Semestinya Subuh ini (Sabtu 3 Agustus 2019), Kepala BNPB Letjen Doni Monardo bertolak ke Palangkaraya dan Pontianak untuk meninjau kegiatan Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan. Tapi, Beliau menundanya dan memutuskan untuk berada di Banten terkait dengan gempa yang terjadi semalam,” terang Staf Khusus Kepala BNPB Egy Massadiah, melalui pesan tertulisnya, Sabtu (3/8)

Baca Juga: Kabar Potensi Gempa di Jawa, Ini Penjelasan BMKG

Letjen Doni ingin memastikan secara langsung dampak kerusakan gempa semalam dan semua pelayanan publik mampu terlayani dengan baik. “Saya ingin memastikan bahwa semua dukungan untuk masyarakat yang terdampak langsung atau tidak, semua berjalan dengan baik,” tutur Egy

Ia pun memastikan, keadaan saat ini sudah aman karena tidak berpotensi tsunami. Pascagempa, BNPB langsung menghubungi aparat terkait untuk mendapatkan informasi terkini. Selain itu atensi Presiden memerintahkan TNI, Polri, BNPB dan Pemda bersiap siaga.

Diberitakan sebelumnya, gempa bumi 6,9 SR ini dirasakan dengan durasi berbeda di beberapa wilayah. Warga di Kabupaten Pandeglang merasakan getaran selama 5-10 detik. Warga panik dan keluar rumah; sebagian mereka mengungsi ke dataran yang tinggi.

Sementara terpisah, penduduk di Kabupaten Lampung Selatan merasakan gempa 1 – 5 detik. Mereka juga panik namun tetap waspada. Sedangkan warga Sukabumi, mereka merasakan getaran lebih lama yaitu 15-20 detik. Masyarakat terpantau panik dan keluar rumah.

Demikian juga dengan warga Kabupaten Cianjur yang juga merasakan getaran sekitar 20 detik. Durasi pendek dirasakan warga Kabupaten Bandung dan Bandung Barat dengan waktu 5 – 7 detik, sedangkan Kota Bogor 15 – 25 detik.

Sementara itu, Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan bahwa peringatan dini tsunami yang disebabkan gempa berakhir pada pukul 21.35 WIB. Gempa magnitudo 6.9 ini terjadi pada pukul 19.03 WIB yang berlokasi 147 km barat daya Sumur, Banten.(sgr)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X