KanalBekasi.com - Beroperasinya flyover Rawapanjang dan Cipendawa diyakini dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Jalan Raya Narogong dan sekitarnya.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi atau bisa disapa Pepen mengatakan setidaknya terdapat 19 persimpangan jalan di Kota Bekasi yang berpotensi menyebabkan kemacetan.
Baca Juga: Biang Macet Stasiun Bekasi, Angkot dan Ojol Belum Pernah Disanksi
“Ada sejumlah ruas jalan yang membelah jalan provinsi dan jalan nasional, sehingga kerap menimbulkan kepadatan," kata Pepen, Sabtu (1/20)
Ia juga menjelaskan selain banyaknya persimpangan, alasan kemacetan lainnya adalah pertumbuhan wilayah serta banyaknya pembangunan proyek nasional diantaranya pembangunan kereta cepat, jalan tol layang Japek dan pembangunan tol Becakayu disebut-sebut jadi biang kemacetan Kota Bekasi
"Tahun lalu, Pemkot Bekasi telah menyelesaikan sebanyak 3 titik yaitu Jati asih, Komsen dan Pasar rebo," terangnya
Dalam keterangannya, Rahmat Effendi menyebut dengan beroperasinya flyover Rawa Panjang dan Cipendawa akan mengurai kemacetan. Pepen juga berterima kasih kepada Pemprov DKI terkait pembangunan dua flyover tersebut.
Adapun rinciannya pembangunan kedua flyover tersebut yakni flyover Rawapanjang sebesar Rp180 miliar dan Cipendawa Rp240 miliar. Biaya pembangunan konstruksi maupun pembebasan lahan itu, menggunakan dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.(sgr)