Kamis, 4 Juni 2026

Pemkot Minta PT KAI Ikut Lestarikan Cagar Budaya di Stasiun Bekasi

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Jumat, 14 Agustus 2020 | 13:40 WIB
Lokasi penemuan benda yang diduga bengunan Belanda di Stasiun Bekasi
Lokasi penemuan benda yang diduga bengunan Belanda di Stasiun Bekasi

KanalBekasi.com - Pemerintah Kota Bekasi mendorong PT KAI ikut melestarikan temuan warisan budaya di Stasiun Bekasi, yaitu jendela kuno berukuran besar dan batu bata yang berbentuk lorong. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi Tedi Hafni mengatakan, warisan cagar budaya tersebut kedepan diharapkan dapat dilestarikan.

Baca Juga: Disparbud: Perayaan Cap Go Meh Bisa Dijadikan Upaya Pelestarian Budaya 

Ke depannya kita berharap warisan budaya itu bisa dilihat warga sekitar," ujarnya saat ditemui di kantornya. Kamis (13/08/2020).

Dia menjelaskan, sisa-sisa penemuan itu akan dijadikan pihak Disparbud sebagai warisan budaya agar bisa dilihat masyarakat pengguna jasa perkeretaapian.

"kita usulkan ke pihak PT KAI bahwa sisa bangunan dan juga sisa jendela itu dijadikan suatu warisan budaya saja," jelasnya.

Kemudian, warisan budaya itu akan dipajang di sekitar Stasiun Kota Bekasi agar masyarakat (penumpang) yang akan datang ke stasiun ini bukan hanya naik kereta tetapi juga bisa melihat sisa-sisa peninggalan sejarah yang ada di Stasiun Bekasi ini.

Tedi memaparkan, warisan budaya itu bisa menjadi tempat berswafoto yang bisa dinikmati penumpang.

Kota Bekasi ini juga punya peninggalan sejarah, khususnya yang berkaitan dengan perkeretaapian, inilah yang menjadi daya tarik dan nilai tambah sendiri," kata Tedi.

"Jadi walaupun gedung Stasiun Bekasi sudah modern nantinya, nilai sejarah cagar budaya di Kota Bekasi ini bisa tetap dipertahankan," ujar Tedi memberikan penjelasan.

Tedi berharap pelestarian warisan budaya ini tidak hanya dilakukan di stasiun, tetapi juga di tempat lain agar bisa didorong dan dipertahankan, sehingga Kota Bekasi tidak kehilangan citra dirinya.

“Tetap jadi kota modern yang mempertahankan budaya masa lalunya." Pungkasnya.(den)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X