Kanalbekasi.com - Kenaikan tinggi muka air (TMA) di Kali Cileungsi Hulu sempat mencapai status Siaga 1 pada Rabu (11/2) malam. Warga di sejumlah wilayah Kota Bekasi diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul debit air yang terus meninggi
Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), Puarman, mengatakan TMA pada pukul 19.20 WIB tercatat mencapai 410 sentimeter. Dengan kondisi tersebut, wilayah yang dilintasi aliran Kali Cileungsi diperkirakan berpotensi mengalami banjir sekitar pukul 22.15 WIB.
“Sehubungan kenaikan TMA Cileungsi Rabu 11-2-2026 pukul 19.20 sudah mencapai 410 cm (Siaga 1), maka sekitar pukul 22.15 berpotensi banjir untuk wilayah yang dilewatinya,” ujar Puarman, kamis (12/2)
Menyikapi kondisi itu, warga diimbau melakukan langkah kesiapsiagaan dan evakuasi mandiri apabila banjir terjadi. Warga diminta segera menaikkan barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi, memindahkan kendaraan ke lokasi aman, serta bersiap mengungsi jika situasi memburuk.
Sejumlah wilayah di Kota Bekasi yang berpotensi terdampak banjir meliputi Vila Nusa Indah 5, Bumi Mutiara, Vila Nusa Indah 2, Vila Nusa Indah 1, Pangkalan 1A, Vila Jatirasa, Pondok Gede Permai, Kemang Ifi Graha/AL, PPA, Jaka Kencana, Pondok Mitra Lestari, Pekayon Jaya, Kemang Pratama, dan Delta Pekayon.
Berdasarkan informasi yang dihimpun KP2C debit air berangsur normal pagi tadi. Hasil pemantauan tinggi mata air di sejumlah titik diantaranya hulu cileungsi tma 40 batas normal 100, hulu cikeas 150 batas normal 200, pertemuan cileungi – cikeas 290 batas normal 350,(red)