Kamis, 4 Juni 2026

Kemenhaj Kota Bekasi Perketat Sosialisasi, Gandeng Polisi Cegah Penipuan Berkedok Haji

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Minggu, 12 April 2026 | 19:17 WIB

KanalBekasi.com — Upaya pencegahan penipuan berkedok haji terus diperkuat oleh Kantor Kementerian Haji Kota Bekasi menyusul adanya korban yang mengalami kerugian material cukup besar.

Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Bekasi, H. Rian Fauzi, mengaku telah mengintensifkan penyebaran informasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal resmi. Mulai dari media sosial seperti Instagram dan Facebook, hingga distribusi selebaran kepada kelompok bimbingan haji dan umrah (KBIHU) serta masyarakat luas.

Selain itu, sosialisasi juga melibatkan media cetak dan online agar informasi terkait modus penipuan bisa menjangkau lebih banyak warga.

“Betul, kami sudah mencoba intensif di berbagai media sosial resmi Kementerian Haji Kota Bekasi, baik itu di Instagram, di Facebook, dan di sebar juga flayer ke KBHU ke seluruh masyarakat yang ada. Kemudian kami juga sampaikan ke rekan media cetak dan online,” kata Rian saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (12/4).

Dalam waktu dekat, Kemenhaj Kota Bekasi juga akan berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi Kota guna membahas langkah penanganan dan tindak lanjut atas kasus yang terjadi.

“Insya Allah hari Senin rencana kami akan koordinasi dengan Kepolisian Polres Metro Bekasi Kota untuk menyampaikan mungkin ada penanganan khusus atau tindak lanjutnya seperti apa,” lanjutnya.

Sinergi juga akan diperluas bersama Pemerintah Kota Bekasi hingga ke tingkat wilayah, seperti kecamatan, kelurahan, RT, dan RW.

Langkah ini diambil untuk memperkuat imbauan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang tidak dikenal, terutama yang menawarkan percepatan keberangkatan haji melalui sambungan telepon.

Kemenhaj juga telah melaporkan perkembangan kasus ini kepada jajaran pimpinan pusat, termasuk Menteri dan Wakil Menteri Haji. Diharapkan, koordinasi lintas instansi dapat dilakukan untuk mengusut tuntas praktik penipuan yang dinilai merugikan masyarakat sekaligus mencoreng institusi.

“Kasus ini menjadi perhatian serius karena memanfaatkan situasi antrean haji yang panjang. Kami berharap ada langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kemenhaj Kota Bekasi memastikan pihaknya terbuka bagi masyarakat yang ingin melakukan konfirmasi atau melaporkan informasi serupa. Meski di hari libur, petugas tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan segera mendatangi kantor resmi jika menerima informasi mencurigakan terkait program haji. (Rob)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X