KanalBekasi.com - Gol-gol Pogba, Mbappe, Griezmann dan bunuh diri Manduckic berhasil membawa Prancis meraih thropi piala dunia 2018. Di balik sukses Prancis ada sosok Deschamp yang keras dan tak kenal kompromi.
Deschamps duduk di kursi kepelatihan Prancis untuk menggantikan Laurent Blanc yang mundur selepas Piala Eropa 2012, Deschamps berhasil membawa Les Bleus menembus babak perempatfinal di Piala Dunia 2014. Langkah mereka terhenti oleh Jerman, lewat gol tunggal Mats Hummels, yang kemudian finis sebagai juara.Sebelum menjadi pelatih timnas, Deschamps punya karier kepelatihan di level klub yang tidak bisa dikatakan buruk.
Bersama AS Monaco sebagai klub pertama yang dilatih, Deschamps memenangi Piala Liga Prancis dan menjadi runner-up Liga Champions.
Deschamps menuju sukses lainnya bersama timnas Prancis di Piala Dunia. Deschamps adalah kapten Prancis saat menjadi juara pada 1998. Dia adalah martir dari Piala Dunia itu. Deschamps dicirikan oleh Eric Cantona sebagai 'pembawa air' -- awalnya dalam bentuk ejekan.
“Saya telah membawa banyak air di zaman saya. Tapi ember-ember itu dipenuhi dengan piala," kata Deschamps dalam menanggapi deskripsi yang dibuat Cantona, seperti dikutip dari Independent.
Deskripsi terkait Deschamps "Si Pembawa Air" toh bisa saja diterjemahkan sebagai sosok orang yang mau berkorban tanpa kompromi atas kepentingan tim. Terlebih, tugasnya sebagai gelandang lebih banyak melakukan tekel untuk merebut penguasaan bola dari lawan.Ketidakmauan Deschamps dalam berkompromi juga terlihat saat pemilihan skuat menuju Piala Dunia.
Dia lebih memilih Olivier Giroud sebagai striker daripada Karim Benzema atau Anthony Martial.Keputusannya sejauh ini tidaklah salah. Meski tidak mencetak gol, Giroud punya peran besar dalam membuka ruang untuk Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann.
Giroud pun empat kali main penuh dari lima laga.Cara itu tampaknya diduplikat Deschamps dari pelatihnya di 1998, yaitu Aime Jacquet. Ketika itu, target-man Prancis Christophe Dugarry cuma mencetak satu gol dan Stephane Guivarc'h sama sekali tidak mencetak gol meski rutin bermain. Pada saat itu, gol-gol Prancis banyak tercipta dari lini kedua bahkan bek.
”Memang benar Olivier belum bikin gol. Tapi, saya ulangi, belum,"
kata Deschamps seperti dikutip BBC.
Dan benar saja, kerja keras sang “pembawa air” terjawab. Dalam laga final melawan kroasia, Deschamp mampu menyajikan taktik mumpuni untuk merebut trophi piala dunia 2018. Selamat Prancis !! (sgr)