ragam

Jalan Hutan Bambu Dinilai Membahayakan, Ini Kata Wawali

Rabu, 27 Februari 2019 | 15:00 WIB
Pengunjung mengeluhkan jalan masuk tempat wisata Hutan Bambu. Jalan masuk yang sempit sempit dan menggunakan bronjong dinilai membahayakan anak-anak

KanalBekasi.com - Pengunjung wisata Hutan Bambu, mengeluhkan jalan masuk lokasi. Akses jalan yang kecil dan membahayakan khususnya bagi anak-anak lantaran dibuat menggunakan batu kali yang diikat oleh kawat atau bronjong.

Menanggai hal tersebut, Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto, membenarkan bahwa jalan di lokasi masuk wisata, masih menggunakan bronjong.

Namun begitu, Tri melihat peruntukannya terdapat seni dan kreatifitas yang dibuat oleh pihak pengelola.

"Kalau saya sih melihatnya dibalik sebagai karya seni dan kreatifitas," ujar Tri, Rabu (27/2).

Baca Juga: Wisata Air Hutan Bambu, Sarana Rekreasi Keluarga

Sambung dia, hanya saja yang perlu diperhatikan apakah keberadaannya bisa membahayakan atau tidak dan jika keberadaannya alami seharusnya tidak membahayakan. Namun sebaliknya, jika pengunjung tidak nyaman, maka pihak pengelola harus melakukan langkah antisipasinya.

"Jika memang alami seperti itu seharusnya tidak membahayakan," paparnya.

Menurut Tri, pihaknya terus berusaha meningkatkan pelayanan yang ada di lokasi tersebut. Sehingga keberadaannya dapat dinikmati seluruh masyarakat khususnya bagi warga Kota Bekasi.

"Akan kami upayakan untuk terus diperbaiki sehingga bisa lebih menarik," jelasnya.

Sementara itu, Eny Sulistiawati, mengkritik bahwa jalur masuk menuju ke lokasi wisata Hutan Bambu Kota Bekasi belum tersedia dengan baik.

Selain akses jalan yang masih kecil, lokasi parkir kendaraan pun juga terbilang minim dan kurang memadai.

"Lokasi parkir kendaraan kurang sekali bahkan jalan masuknya pun cukup membahayakan bagi anak-anak," pungkasnya.(gir)

Tags

Terkini