KanalBekasi.com – Para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) butuh sentuhan untuk pengembangan produk usaha. Rangsangan yang diberikan terhadap usaha menengah dan kecil tersebut, diharapkan mampu menghasilkan produk yang berdaya saing tingggi di tengah persaingan pasar bebas.
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan Pemerintah Kota Bekasi, saat ini telah melakukan pembinaan kepada para pelaku UMKM muda, bekerjasama dengan perusahaan Google Singapura.
"Tentunya dengan adanya launching ini diharapkan agar 250.000 UMKM yang saat ini dalam binaan Pemkot Bekasi, bisa menghasilkan produk yang dapat memiliki daya saing serta dapat menjadi produk unggulan ekspor," kata Tri, saat membuka launching Program Business Development Services (BDS) dengan tema UMKM Sahabat Pajak, di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bekasi Selatan, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Kamis (28/2).
Baca Juga: Disperindag Kota Bekasi Segera Lakukan Pendataan Pertamini
Menurut Tri, BDS merupakan jasa layanan pengembangan usaha untuk meningkatakan kinerja yang bersifat dinamis dalam cakupan luas serta fokus terhadap kebutuhan usaha kecil dan menengah.
BDS sambung dia, juga dapat menarik perhatian terhadap pelaku usaha, itu dibuktikan dengan 150 tempat dalam kegiatan bazar di lokasi diisi oleh sebagian besar produk UMKM.
"Program ini sebenarnya sangat menarik dan dibuktikan dengan banyaknya para pemilik usaha UMKM yang mengisi stand bazar disini," jelasnya.
Baca Juga: Pemerintah Jamin Kredit UMKM
Sementara itu, Kepala Kanwil DPJ Jawa Barat, Caturini, menuturkan bahwa program ini sebenarnya untuk mendorong para pelaku UMKM agar lebih berkembang lagi.
"Program ini untuk mendorong para pemilik UMKM bisa lebih berkembang terutama di bidang permodalan dan lain sebagainya," ujar Kepala Kanwil DPJ Jawa Barat, Caturini.
Baca Juga: Pemerintah Turunkan PPh UMKM jadi 0,5 persen
Terang dia, program nasional ini memang digulirkan pihaknya tidak hanya memberikan pencerahan kepada para pelaku UMKM saja, melainkan mereka didiberikan pemahaman mengenai promosi produk dan sebagainya.
"Kami berharap mereka bisa memiliki wacana di dalam mengembangkan produknya mulai dari permodalan, promosi produk online dan lain sebagainya," terangnya.
Baca Juga: Gelar Diskusi, Diskominfostandi Ajak Pelaku UMKM Berkonsep Digital
Jelas dia, program DBS ini juga dimaksudkan sebagai sarana pembinaan wajib pajak UMKM melalui kegiatan yang memberikan pelatihan dengan materi-materi yang dapat mendorong perkembangan usaha pelaku UKM agar lebih baik lagi.
"Program ini juga sebagai langkah pembinaan kepada UMKM mengenai wajib pajak," tutupnya.(gir/sgr)