KanalBekasi.com - Keberadaan seni beladiri pencak silat saat ini mulai tergerus oleh kemajuan teknologi, khususnya gadget. Hal ini dikemukakan sesepuh Pencak Silat Kota Bekasi, Babay.
Menurut dia, kalangan pelajar saat ini, lebih memilih gadget atau gawai dari pada mendalami seni budaya atau kearifan lokal warisan leluhur Indonesia.
"Silahkan dicek saja di sekolah-sekolah, pelajar yang mengikuti atau mendalami seni beladiri pencak silat bisa dihitung jumlahnya," kritik Babay, Kamis (28/3).
Fenomena ini menjadi tantangan bagi dirinya untuk menjadikan pencak silat dapat terus dikenal dan dilestarikan khususnya di kalangan para pelajar di Kota Bekasi.
"Ini menjadi tantangan bagi kami para pelatih dan pengajar pencak silat untuk terus melestarikannya agar tidak tergerus zaman dan kemajuan teknologi," jelasnya.
Baca Juga: Orang Tua Batasi Anak Bermain Gadget
Babay mengatakan, meski kemajuan teknologi terus berkembang, namun keberadaan seni beladiri pencak silat sebagai jati diri dan budaya bangsa, harus ada dan terus dilestarikan.
Karena dalam seni beladiri pencak silat terdapat beberapa aspek yang bisa dipelajari oleh pelajar jika ditekuni secara teratur.
"Sebagai jatidiri bangsa, ada empat aspek yang bisa didapatkan pelajar di dalam menekuni seni beladiri asli Indonesia ini, diantaranya mental spiritual, seni, beladiri dan olahraga," tutupnya.(gir)