KanalBekasi.com - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Bekasi ke XXI telah berakhir. Ajang tahunan yang diikuti hampir 300 peserta dari 12 Kecamatan dengan 16 cabang yang dipertandingkan telah menetapkan Kecamatan Pondok Gede sebagai juara umum dan tuan rumah Kecamatan Medan Satria menempati posisi runner up.
Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kabag Kessos) Setda Kota Bekasi, Mardani mengatakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Pemkot Bekasi diikuti secara antusias oleh hampir 300 peserta yang keseluruhannya warga Bekasi. Soal anggaran, meski tidak sedikit, Mardani mengatakan kegiatan tersebut mampu menumbuhkan nilai-nilai Qur’ani
Baca Juga: Wali Kota: MTQ Ibarat Suntikan Energi Bagi Umat Islam
“Pastinya soal anggaran tidak sedikit ya, sekitar Rp 600 juta an,” kata Mardani,Jum,at (6/9)
Biaya tersebut untuk pembiayaan tenda, konsumsi, penginapan peserta, juri, sosialisasi dan lainnya. walaupun demikian Mardani mengaku tidak semua anggaran kegiatan dapat diakomodir karna keterbatasan dana.
“Seragam misalnya, di proposal ada ajuan pengadaannya namun tidak bisa dicairkan, karena keterbatasan anggaran” kata Mardani
Lebih lanjut Mardani mengatakan akibat keterbatasan dana panitia penyelenggaran melakukan skala proioritas mana yang dapat didahulukan ataupun tidak jelang pelaksanaan. Harapan kedepannya tentunya pihak Pemkot sebagai penyelenggara dapat memberikan apresiasi lebih ke para pemenang,
“Utk MTQ kali ini pastinya semangatnya lebih bila apresiasi hadiah uang pembinaannya lebih,” kata Mardani
Sebelumnya Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat pembukaan MTQ XXI mengatakan nilai-nilai Islami dan spirit Qur'ani harus dapat menjadi benih yang menumbuhkan sikap dan perilaku baik bagi insan muslim di Kota Bekasi, baik di lingkungan keluarga, sosial berbangsa dan bernegara.
Ia juga mengajak masyarakat khususnya umat Islam di Kota Bekasi untuk bersama-sama menggerakkan anggota keluarganya dalam kegiatan 'Maghrib Mengaji'.
" Di kesempatan yang sangat mulia ini, saya mengajak, Yuk bersama - sama kita ajak keluarga kita dalam gerakan Maghrib Mengaji. Tilawah Al-Quran dalam gerakan Maghrib Mengaji dapat membentuk rasa damai dalam diri dan menebarkan rasa tentram. Membentuk perilaku Ihsan yang pada akhirnya menghantarkan kepada penguatan ukhuwah dalam berkehidupan," kara Rahmat
Acara pembukaan MTQ ke XXI 2019 juga dimeriahkan pawai ta'aruf para kafilah MTQ, yang dimulai dari under pass jembatan Summarecon hingga halaman kantor Kelurahan Harapan Mulya. (sgr)