“Masyarakat kami imbau menjaga kebersihan lingkungan, rajin cuci tangan, serta membersihkan tempat-tempat yang diduga menjadi sarang tikus,” katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi juga memperkuat sistem surveilans kesehatan melalui deteksi dini, investigasi kasus terduga, analisis data, hingga pelaporan berjenjang kepada pemerintah provinsi.
“Peran surveilans yang utama adalah deteksi dini. Kalau ada terduga kasus, kami lakukan investigasi, analisis data, dan tindak lanjut pelaporan ke provinsi,” ujar Supriadinata.
Ia pun meminta masyarakat tidak panik apabila menemukan gejala yang mengarah pada Hantavirus dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
“Masyarakat jangan panik, tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” tutupnya.
Artikel Terkait
Menkes: Varian Baru Virus Corona Mudah Menular Namun Tak Berbahaya
Masyarakat Diminta Waspadai Virus Nipah