nasional

Kurang Waspada, Pemotor Tertemper KA Sangkuriang di Jember

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:45 WIB
Menyoroti insiden viral terkait kecelakaan pemotor yang tertemper KA Sangkuriang di Perlintasan Jember, Jawa Timur. (Instagram.com/@railfanssindo)

KanalBekasi.com – Kecelakaan yang melibatkan kereta api dan pengendara sepeda motor kembali terjadi di Jawa Timur.

Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan detik-detik KA Sangkuriang (relasi Ketapang-Bandung) menemper seorang pengendara motor di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 168 Bedadung, Pakuhaji, Jember, pada Rabu sore (13/5/2026).

Insiden tersebut dilaporkan terjadi di petak jalan Kotok (KTK) – Arjasa (AJ) sekitar pukul 17.00 WIB.

Diduga, pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi dan mengabaikan peringatan saat hendak melintasi perlintasan sebidang yang tidak dijaga.

Baca Juga: Diduga Tantang Netizen, Status WA Juri LCC MPR Indri Wahyuni Soal LHKPN Viral

Kronologi Kejadian

Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengonfirmasi kecelakaan bermula saat pengendara motor melaju dari arah selatan menuju perlintasan.

"Masinis KA Sangkuriang sebenarnya telah memberikan semboyan 35 atau isyarat peringatan secara berulang kali. Namun, karena jarak yang sudah terlalu dekat, temperan tidak dapat dihindarkan," ujar Cahyo dalam keterangan resminya, Kamis (14/5/2026).

Pengendara diduga kurang waspada karena tidak mengurangi kecepatan maupun berhenti sejenak untuk memastikan situasi aman sebelum menyeberang rel.

Dampak Perjalanan

Akibat insiden tersebut, KA Sangkuriang terpaksa melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di lokasi kejadian guna pemeriksaan sarana lokomotif dan rangkaian.

Baca Juga: Usai Kritik Juri LCC MPR, Ocha SMAN 1 Pontianak Dapat Tips Debat dari Wapres

"Setelah pemeriksaan menyeluruh, pada pukul 17.04 WIB kereta dinyatakan aman dan kembali melanjutkan perjalanan. Seluruh petugas dan penumpang dalam kondisi selamat," tambah Cahyo.

Imbauan Keselamatan

Menanggapi kejadian ini, PT KAI Daop 9 kembali mengingatkan masyarakat bahwa kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak karena memiliki jarak pengereman yang panjang. Disiplin pengguna jalan di perlintasan sebidang merupakan kunci utama keselamatan.

Halaman:

Tags

Terkini