Kamis, 4 Juni 2026

Pemerintah Dirikan Bank Wakaf Mikro di 33 Pondok Pesantren

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Selasa, 9 Oktober 2018 | 07:50 WIB
Presiden Jokowi menjelaskan tentang manfaat Bank Wakaf Mikro di depan warga Sumut
Presiden Jokowi menjelaskan tentang manfaat Bank Wakaf Mikro di depan warga Sumut

KanalBekasi.com - Mengakhiri kunjungan kerjanya di Provinsi Sumatra Utara (Sumut), Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana meresmikan Peluncuran Program Bank Wakaf Mikro, di Pondok Pesantren (Ponpes) Mawaridussalam, di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, saat ini pemerintah sudah mendirikan bank wakaf mikro di 33 pondok pesantren. Setiap bank wakaf mikro, menurut Presiden, diberikan modal kurang lebih Rp8 miliar.

Pendirian bank wakaf mikro ini, menurut Presiden, merupakan respons pemerintah atas keluhan dari masyarakat di desa-desa atau di pondok-pondok pesantren mengenai sulitnya mengakses pelayanan perbankan, karena selain administrasinya rumit juga harus ada jaminan.

Padahal, lanjut Jokowi, masyarakat, umat perlu akses ke keuangan untuk modal kerja, untuk modal investasi, dan yang lain-lainnya. Oleh sebab itu, tambah Jokowi pemerintah berinsiatif mendirikan yang namanya bank wakaf mikro.

“Nanti ibu-ibu yang mau pinjam atau yang sudah pinjam, pertama itu Rp3 juta. Nanti kalau sudah mengangsur baik, bisa kembangkan lagi Rp1-3 juta. Kemudian kalau sudah diangsur, bagus, mau nambah Rp10 juta silakan, mau nambah Rp15 juta silakan, kan enggak ada agunan,” kata Jokowi melalui biro Setpres, selasa, (9/10).

Ditegaskan Jokowi, pengembangan ekonomi mikro, pengembangan ekonomi umat, terutama di pondok pesantren dan di lingkungan pondoknya harus berjalan dengan baik. Karena itu, sambung Presiden, pemerintah akan terus mengembangkan bank wakaf mikro.

“Kita harapkan nantinya kalau sudah gede, sudah ratusan atau sudah ribuan, ini akan di-holding-kan menjadi sebuah bank besar,” ucap Presiden Jokowi seraya menambahkan, bahwa saat ini memang baru dalam tahap membangun sebuah pondasi. (sgr)

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X