KanalBekasi.com - Memasuki musim kemarau, sejumlah sawah mulai merasakan dampak kekeringan. Data yang diperoleh Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) Kota Bekasi, sedikitnya, 4 hektare lahan sawah milik warga diwilayah Mustikajaya dan Bantargebang terdampak kekeringan.
"Dari data yang dilaporkan seluas 4 hektare sawah terdampak kekeringan akibat musim kemarau di Kota Bekasi," ungkap Kepala Distanikan Kota Bekasi, Momon Sulaeman, Jumat (28/6).
Baca Juga: Petani Diminta Waspadai Hama Burung Jelang Musim Kemarau
Menurut Momon, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada warganya dalam menghadapi kekeringan akibat musim kemarau kali ini. Sehingga, para petani nantinya bisa mencari alternatif sumber air untuk mengaliri ke dalam sawah mereka saat menghadapi musim kemarau.
"Sosialisasi terus kami lakukan, supaya mereka bisa mencari solusi agar sawahnya tetap dialiri air dan tidak kekeringan," tuturnya.
Selain kekeringan, warga juga dihadapkan dengan serangan hama burung yang kerap mengganggu padi di sawah. Karena itu, Momon mengimbau agar para petani harus bekerja ekstra mengawasi padi yang mereka tanami.
"Serangan hama burung masih menjadi kendala terbesar yang dihadapi para petani disini, sehingga mereka harus ekstra mengawasinya," paparnya.
Meskipun demikian, ia berharap padi yang dihasilkan bisa memenuhi kebutuhan pangan khususnya bagi warga Kota Bekasi. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi ketergantungan beras dengan daerah lain.
"Mudah-mudahan hasil panennya mampu memenuhi kebutuhan beras bagi warga Kota Bekasi," pungkasnya.(gir)