pemerintahan

Deklarasi Anti Informasi Hoax

Minggu, 11 Maret 2018 | 14:19 WIB
Deklarasi anti informasi hoax

KanalBekasi.com - Pemerintah Kota Bekasi, menggelar deklarasi anti informasi hoax. Gerakan ini dipadati ribuan warga yang dipusatkan pada kegiatan Car Free Day (CFD), Minggu (11/3).


Plh Wali Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji, berharap agar seluruh warga tidak mudah percaya pemberitaan bohong yang bersifat fitnah, menghasut maupun mengadu domba. Masyarakat juga diimbau, supaya tidak turut serta menyebar luaskan informasi hoax tersebut.


"Jangan langsung share berita, perlu dilihat kebenarannya. Karena isu ujaran kebencian, diantara kita bisa menimbulkan konflik. Kita rayakan HUT Kota Bekasi melalui kegiatan positif dimasyarakat dan deklarasikan anti hoax," kata Rayendra.


Kegiatan deklarasi gerakan anti hoax tersebut, merupakan rangkaian acara peringatan HUT Kota Bekasi Ke-21. Turut hadir, Kapolres Metro Bekasi Kota, Indarto, Dandim 0507 Kota Bekasi, Wawan Kusnendar, Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfostandi), Titi Masrifahati, dan ASN Pemkot Bekasi.


Senada dikatakan, Kepala Dinas Kominfostandi Kota Bekasi, Titi Masrifahati mengatakan, masyarakat mampu memanfaatkan teknologi dan tidak menyebarkan luaskan informasi hoax.


Informasi bersifat profokatif yang disampaikan melalui teknologi informasi atau media sosial, sangat berpotensi menimbulkan pertikaian.


"Menegaskan komitmen dan kepedulian warga Kota Bekasi menjaga kotanya. Pemanfaatan IT lewat gadget tergantung si pengguna. Bisa positif dan negatif. Untuk itu pemerintah turun guna mengajak semua pihak kampanyekan anti hoax," kata Titi.


Pada acara ini juga diperkenalkan aplikasi verifikasi informasi untuk smartphone Android yaitu, Hoax Buster Tools yang bisa di download secara gratis dari Playstore dan bisa digunakan untuk mencari tahu berita tersebut benar atau bohong, ataupun mencari informasi bebas dari hoax.(sgr)


 

Tags

Terkini