pemerintahan

Greenpeace : Dua Kota di Indonesia Miliki Polusi Udara Terburuk

Sabtu, 28 Juli 2018 | 09:50 WIB
.Jakarta dan Denpasar miliki polusi udara terburuk

KanalBekasi.com - Pesta olahraga Asia (Asian Games) 2018 di Jakarta dan Palembang bakal dimulai tiga pekan lagi. Namun, hingga saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi oleh Pemprov DKI Jakarta, salah satunya adalah masalah polusi udara.

Menyajikan udara bersih bagi para atlet peserta Asian Games dalam 23 hari ke depan hanya akan sekadar angan-angan Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Greenpeace Indonesia mengajak masyarakat yang datang ke Jakarta untuk menggunakan masker, Kamis (26/7/2018 kemarin. Pasalnya, Jakarta adalah kota nomor satu dengan kualitas udara terburuk di dunia--skor 183.

"Kembali prestasi yang tidak membanggakan, Jakarta kembali juara 1 untuk kota dengan polusi udaranya di dunia. Jangan lupa gunakan masker jenis N95 untuk beraktivitas di luar ruang," demikian cuitan Greenpeace Indonesia di Twitter.

Dengan AirVisual, data polusi udara juga bisa disingkap pada tiap area di Jakarta. Sebagian area polusi udara terbesar di Jakarta adalah kawasan Rawamangun di Jakarta Timur dengan skor 171 dan Mangga Dua Selatan dengan skor 164.

Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Bondan Ariyanu, mengatakan ,bahwa AirVisual merupakan aplikasi yang menempatkan beberapa alat dan mengambil beberapa data stasiun pantau di Jakarta--salah satunya ada di Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Alat tersebut menggunakan parameter PM 2,5 untuk mengukur kualitas udara rata-rata di suatu wilayah. Data diambil secara real time dan dilaporkan per jam.

"Harian, periodik setiap jamnya dan bisa dilihat pada saat itu, Jakarta posisi berapa di seluruh dunia yang memiliki data pantauan kualitas udara," ujar Bondan.k(sgr)

Terkini