KanalBekasi.com - Sejumlah masyarakat mengeluhkan pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil), Jalan Ir. H Juanda, Bekasi Timur, tutup serentak.
Menurut warga, Andi Ismail, meskipun waktu jam istirahat, pelayanan tetap di buka. Paling tidak kata dia, waktu istirahat para ASN bergantian, sehingga masyarakat yang telah menunggu lama sejak pagi, tetap mendapat pelayanan.
"Masa jam istirahat aja, pelayanan harus ditutup serentak? Kasian warga yang sudah lama nunggu dari pagi sampai siang belum dilayani," ungkap Andi warga Kelurahan Kayuringin Jaya, Selasa (31/7).
Jika sistem kerja ASN seperti ini, maka masyarakat yang dirugikan. Sebab, pasca aksi penutupan pelayanan disejumlah kantor kelurahan dan kecamatan belum lama ini, berdampak terhadap masyarakat.
Padahal kita tahu, bahwa penghasilan para ASN selama ini, didapat dari hasil pajak rakyat.
"Mereka itu kan digaji dari hasil pajak rakyat, kenapa mereka tidak melayani rakyatnya dengan maksimal," sasalnya.
Dari hasil pemantauan dilapangan, masyarakat menunggu didepan loket pelayanan KTP. Mereka enggan beranjak karena, khawatir ketika nomor antrian disebutkan mereka tidak ditempat, dan harus menunggu lama lagi.
"Kalau nanti nomor antrian dan orangnya ketika di panggil tidak ada, nanti malah akan lama lagi. Jadi lebih baik saya nunggu aja," kata ibu yang ingin mengurus KTP elektronik, sambil menggendong anaknya.
Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, Pj. Walikota saat dimintai tanggapan terkait hal ini melalui pesan WhatApps, tidak merespon.
Pelayanan ditutup sementara hingga satu jam kedepan.
"Istirahat duku mas selama satu jam, nanti kita buka kembali," kata salah seorang petugas Satpol PP.(sgr)