KanalBekasi.com - Keberadaan pasar tradisional sebagai roda perekonomian warga, rupanya masih menemui kendala dalam hal pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.
Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Romi, membenarkan bahwa keberadaan pasar tradisional di Kota Bekasi hingga saat ini belum bisa mencapai raihan target PAD yang telah ditetapkan setiap tahunnya.
"Masih belum bisa tercapai target PAD-nya," ungkap Romi, Jumat (17/5).
Baca Juga: Kenaikan Harga Bawang Putih, Pemkot Bekasi Gelar Operasi Pasar
Dijelaskannya, saat ini jumlah pasar tradisional di Kota Bekasi yang tersebar di 12 Kecamatan sebanyak 14 buah pasar. Keberadaam pasar tersebut dibagi menjadi dua, yakni pasar kontribusi dan pasar retribusi.
Untuk pasar kontribusi sendiri mereka melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dimana setiap capaian target PAD-nya tidak tercapai tahun ini, maka akan terhitung sebagai hutang dan mereka wajib membayarnya dengan cara dicicil atau apapun sesuai perjanjian yang ada.
"Contoh pasar kontribusi diantaranya pasar Pasar Baru Bekasi, Pasar Bekasi Junction, Pasar Telukbuyung, Pasar Pondokgede, Pasar Kranji Pertokoan dan beberapa lainnya," ungkapnya.
Baca Juga: Disdagperin: Wacana Bangun Pasar Induk Belum Ada
Sedangkan untuk pasar retribusi dikelola langsung oleh Pemerintah Kota Bekasi dan untuk pasar retribusi ini sampai saat ini belum bisa terpenuhi target PAD-nya secara maksimal.
Seperti Pasar Bantargebang, Pasar Jatiasih, Pasar Kranji Baru, Pasar Family dan beberapa pasar tradisional lainnya.
"Untuk pasar retribusi yang dikelola Pemkot Bekasi, raihan PAD-nya belum maksimal dan biasanya akan bertambah setiap tahunnya untuk target PAD-nya," katanya.
Romi juga menuturkan, untuk keempat pasar mulai dari Pasar Bantargebang, Pasar Jatiasih, Pasar Kranji Baru dan Pasar Family, saat ini sedang dilakukan revitalisasi oleh Pemkot Bekasi secara bertahap.
"Keempat pasar tersebut sedang di revitalisasi saat ini, karena revitalisasi merupakan salah satu upaya untuk mencapai target PAD," tukasnya.(gir)