KanalBekasi.com - Dinas Perhuhungan (Dishub) Kota Bekasi memprediksi jumlah pemudik yang menggunakan bus melalui Terminal Induk Kota Bekasi, pada tahun ini menurun dari tahun sebelumnya.
Sekretaris Dishub Kota Bekasi, Deded Kusmayadi mengatakan, penurunan itu dilihat dari banyaknya warga yang mendaftarkan diri untuk ikut program mudik gratis yang dilaksanakan pemerintah pusat. Mudik gratis yang digelar setiap tahun tersebut, diniali cukup membantu meringankan beban biaya masyarakat.
"Prediksi kami memang menurun jumlahnya karena adanya program mudik gratis ini," terangnya kepada KanalBekasi.com, Selasa (21/5).
Baca Juga: Dishub Kota Bekasi Buka Pendaftaran Ulang Mudik Gratis
Selain itu, sambung dia, penurunan jumlah warga yang berangkat mudik juga dianggap sebagai upaya menurunkan angka kecelakaan di jalan raya sebab, menjelang hari raya indul fitri, warga lebih memilih menggunakan sepeda motor untuk bisa sampai ke kampung halaman.
"Pastinya berimbas kepada penurunan jumlah kecelakaan di jalan raya karena umumnya pemudik kebanyakan naik kendaraan roda dua dan membawa penumpang atau barang bawaan berlebih yang bisa menyebabkan kecelakaan di jalan raya," terangnya.
Dishub memperkirakan jumlah warga yang ikut program mudik gratis mencapai sekitar 5.000 lebih warga. Mereka akan diangkut menggunakan armada bus yang telah disiapkan Kementerian Perhubungan sebanyak 80 bus, dan bantuan dari Pemprov Jawa Barat sebanyak 40 bus yang akan di berangkatkan dari Kota Bekasi.
"Sekitar 5.000 lebih warga yang akan berangkat melalui program mudik gratis ini dengan armada bus sebanyak 120 armada," paparnya.
Terpisah, Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bekasi, Fatikhun, mengatakan untuk jumlah armada bus yang disiagakan di Terminal Induk Kota Bekasi sebanyak 396 armada bus dengan 100 bus cadangan.
"Jumlah armadanya yang disiapkan sebanyak 396 bus dengan 100 bus cadangan," pungkasnya.(gir)