Jumat, 5 Juni 2026

Fahri Hamzah Nilai PKS Terancam Bubar Akibat Pimpinan Salah Arah

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Rabu, 11 Juli 2018 | 18:41 WIB
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah

KanalBekasi.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fahri Hamzah, menilai kepemimpinan Muhammad Sohibul Iman, mengelola Partai Keadilan Sejahtera (PKS) salah arah, sehingga membawa partainya menuju titik terendah.

Demikian diungkapkan Fahri Hamzah, PKS melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Rabu (11/7).

Menurut Fahri, sebelumnya ia mengaku telah menyampaikan ketidak beresan Sohibul dalam memimpin PKS. Bahkan, cenderung sengaja menciptakan konflik di antara para kader partai berlambang bulan sabit dan padi ini.

"Caranya memimpin PKS yang tidak menunjukan karakter Islam. Kalau ada apa-apa saya sudah sampaikan. Pimpinan kita telah salah arah, karena nyata-nya menghancurkan secara kasat mata dari dalam," sebut Fahri.

Karena itu, ia mengajak para kader PKS, tidak diam dan harus segera bisa menyelematkan kondisi partai yang sedang mengalami perpecahan.

"Harus ada yang bertanggungjawab. Kita bisa pakai tagar #SelamatkanPKS atau #SavePKS apapun. Sampai malam ini saya mendengar perpecahan semakin dalam," ungkapnya.

Setidaknya, kata anggota DPR asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, sebagai kader PKS jangan membiarkan pimpinannya beku dan mematikan iklim dialog dan ukhuwah yang selama ini menjadi budaya PKS.

Menurutnya, banyak keputusan Presiden PKS Sohibul Iman, justru merugikan partai. Semisal, surat edaran DPP PKS dalam membuat aturan baru yang mengikat, bagi kader partai ketika ingin maju sebagai calon anggota DPR di tingkat pusat, wilayah maupun daerah.

Aturan tersebut tertuang dalam surat edaran bernomor surat 02/D/EDR/DPP-PKS/2018 dan ditandatangani oleh Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman.

Terakhir pernyataan Sohibul yang menyatakan mengusung Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pilpres 2019 mendatang. Pada hal sebelumnya DPP KPS telah menetapkan 9 nama kadernya dan akan diumumkan sebagai capres dan cawapres.(oss)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X