Kondisi serupa terjadi di depan Rumah Makan Gacoan Palopo. Meski rambu larangan parkir telah terpasang dengan jelas di kawasan tersebut, para pengendara seolah abai. Bahu jalan tetap dipadati kendaraan, terutama saat memasuki jam makan siang dan sore hari.
Keberadaan kendaraan yang parkir di tepi jalan ini memaksa arus lalu lintas melambat, menciptakan titik sumbatan baru di tengah tingginya volume kendaraan yang melintasi Jalan Andi Djemma setiap harinya.
Arus Kendaraan Kembali Tersendat
Jalan Andi Djemma merupakan urat nadi transportasi di Kota Palopo dengan volume kendaraan yang cukup tinggi. Oleh karena itu, aktivitas parkir liar, baik di badan maupun bahu jalan, memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas.
Warga dan pengguna jalan menyayangkan kembali munculnya parkir liar ini hanya dalam hitungan jam setelah petugas Dishub meninggalkan lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan tegas lanjutan atau pengawasan permanen di titik-titik rawan tersebut untuk memastikan imbauan yang diberikan sebelumnya benar-benar dipatuhi.*
Artikel Terkait
Perkuat Ekosistem SDM Unggul, BNSP Beri Lampu Hijau Kesiapan Operasional CLSP Takarsa Jakarta
Akselerasi Transformasi TLKM 30 Bawa Telkom Raup Pendapatan Rp146,7 Triliun
Aksi Maling di RSUD CAM Bikin Resah, Sistem Keamanan Jadi Sorotan
Marbot hingga Guru Ngaji di Bekasi Kini Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan
Tegaskan Komitmen Keselamatan, Taksi Green SM Jalin Kerja Sama dengan Korlantas Polri