ragam

Bikin Kangen! Rahasia Peserta KEP XIX Blok Q Betah Berlama-lama di Gereja Terungkap

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:30 WIB
Peserta KEP XIX Paroki Blok Q berfoto bersama usai kelas tatap muka di Ruang Leo Soekoto untuk pererat persaudaraan. (dok. KEP XIX)

KanalBekasi.com – Suasana hangat menyelimuti Ruang Leo Soekoto, Gereja Santa Perawan Maria Ratu (SPMR), Paroki Blok Q, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026) malam.

Para peserta Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) angkatan XIX tampak antusias mengikuti sesi pembelajaran tatap muka kedua mereka.

Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan rohani para peserta, mengingat pola pembelajaran KEP XIX dilakukan secara bauran offline dan online. Namun demikian sesi tatap muka lebih dominan.

Baca Juga: Bawaslu Ngada Masuk Kampus, Cegah Politik Uang Lewat Perkuat Pengawasan Partisipatif

Setelah sebelumnya menjalani sesi secara daring pada Senin (11/5), pertemuan langsung di ruang kelas memberikan energi yang berbeda bagi seluruh partisipan.

Interaksi nyata Jadi Kunci

Tim Pendoa selama sesi pembelajaran KEP XIX, Paroki Blok Q, Kebayoran Baru. (Foto: Konrad)

Koordinator Pendamping (Korpin) KEP XIX, Ratna Ariani, menekankan pentingnya pertemuan fisik dalam proses belajar dan berbagi. Menurutnya, kehadiran secara langsung menciptakan ikatan emosional yang tidak bisa digantikan oleh layar monitor.

"Itulah benefitnya offline ada interaksi antar peserta serta interaksi antara peserta dengan panitia. Mereka tahu bahwa mereka diperhatikan dan dilayani panitia dengan baik," ujar Ratna.

Ia juga berpesan agar panitia dan peserta memanfaatkan setiap kesempatan pertemuan tatap muka ini dengan maksimal.

Baca Juga: RSUD Kota Bekasi Rawan Pencurian, Motor dan Barang Berharga Milik Keluarga Pasien Raib

"Manfaatkan kesempatan offline dengan baik, maka para peserta akan merindukan setiap pertemuan. Good job, well done buat panitia yang bisa hadir malam hari ini," tambahnya memberikan apresiasi.

Antusiasme dan Keceriaan Peserta

Perdana tatap muka pada Rabu (6/5) - Peserta KEP XIX bersama pendamping dalam sesi diskusi kelompok. (Foto: Konrad)

Keceriaan tidak hanya dirasakan oleh para pengajar, tetapi juga meresap hingga ke sesi diskusi kelompok.

Halaman:

Tags

Terkini